ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Olahraga

LeBron James Kritik Budaya Cincin Pemain Juara NBA

BY El Simamora
Kamis, 19 Juni 2025
in Olahraga
Pemain Los Angeles Lakers LeBron James.

Pemain Los Angeles Lakers LeBron James. (Ist)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

ODEBA.id, Jakarta – Megabintang Los Angeles Lakers LeBron James mengkritik budaya cincin untuk pemain juara NBA karena membuat nilai seorang pemain hanya bisa diukur dari jumlah cincin juara.

Dalam podcast Mind the Game bersama Steve Nash, LeBron menyebut persepsi tersebut terlalu menyederhanakan makna kebesaran seorang atlet.

BacaJuga

Catat Waktunya! Ini Jadwal Lengkap GP Mandalika

Resmi Berubah! Ini Format Baru Akhir Pekan MotoGP 2027

VR46 Racing Team Pakai Livery Garuda di GP Mandalika

“Cincin adalah prestasi tim. Bukan ukuran tunggal untuk menilai kehebatan individu,” kata pemain berusia 40 tahun itu.

Menurut LeBron, sorotan terhadap jumlah gelar juara yang diraih seorang pemain kerap menutupi pencapaian besar lainnya.

“Aneh sekali. Rasanya tak pernah cukup,” ucapnya menanggapi pertanyaan soal budaya gelar juara yang kerap menjadi tolok ukur utama.

Sebagai pemain dengan empat cincin juara dan rekor 10 kali tampil di Final NBA, LeBron merasa topik ini sering diarahkan secara pribadi kepadanya.

“Saya tidak tahu siapa yang memulai narasi ini. Tapi ini jadi pembicaraan panjang, terutama ketika menyangkut diri saya,” katanya.

LeBron juga membela para legenda NBA lain yang tak pernah meraih gelar juara, namun tetap meninggalkan warisan besar di dunia bola basket.

“Jangan bilang Allen Iverson, Charles Barkley, atau Steve Nash itu bukan pemain luar biasa. Hanya karena mereka tidak punya cincin, bukan berarti mereka tak layak diperbincangkan di level yang sama.”

Nash, yang menjadi rekan LeBron dalam podcast tersebut dan juga dua kali dinobatkan sebagai MVP, ikut mengakui bahwa dirinya tidak pernah mengangkat trofi juara. Namun ia menekankan bahwa pencapaian individu tetap harus diapresiasi.

LeBron pun membandingkan fenomena ini dengan cabang olahraga lain. “Di NFL, Dan Marino tidak pernah juara. Di baseball, Barry Bonds juga tidak punya gelar. Tapi apakah itu membuat mereka bukan legenda? Tidak,” katanya.

Ia berharap publik dan penggemar bisa lebih menghargai perjalanan dan kontribusi pemain, terlepas dari apakah mereka meraih gelar atau tidak.

“Kita harus lebih menghargai apa yang sudah dilakukan para pemain. Kalau beruntung bisa berbagi momen juara bersama tim, itu luar biasa. Tapi jangan jadikan itu satu-satunya tolok ukur.”

Menurut LeBron, cincin NBA itu pencapaian kolektif yang bisa menjadi tolok ukur tim terbaik sepanjang masa. Tapi ia meminta agar tidak menggunakan itu untuk meremehkan kebesaran seorang individu. (Antara)

Next Post
Logo NBA.

LA Lakers Dikabarkan Dijual Tembus Rp164 Triliun

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba