ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Internasional

Korsel Temukan Produk Anak Dijual di AliExpress Picu Kanker

BY El Simamora
Senin, 8 April 2024
in Internasional
Ilustrasi kanker.

Ilustrasi kanker. (Shutterstock)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Odeba.id, Seoul – Produk anak-anak yang dijual di platform ritel daring di China, AliExpress, ditemukan mengandung zat penyebab kanker hingga sebanyak 56 kali lebih tinggi dari tingkat yang diizinkan, menurut pemerintah kota Seoul, Senin (8/4/2024).

Pemerintahan kota tersebut merilis temuan setelah baru-baru ini melakukan pemeriksaan keamanan terhadap 31 produk terlaris untuk anak-anak dan rumah yang dijual di AliExpress yang dioperasikan oleh Alibaba Group China.

BacaJuga

Resmi! Jepang Naikkan Biaya Izin Tinggal WNA Mulai Hari Ini

Dua Penembakan di Afrika Selatan Menewaskan 27 Orang

Kapasitas Listrik PV China Tembus 1,28 Miliar kW, Geser Batu Bara

Zat beracun yang jauh melebihi tingkat keamanan yang diperbolehkan ditemukan pada delapan produk, antara lain ban renang, dua model mainan gigitan bayi, alat bantu latihan jalan bayi, dan tas kulit untuk anak.

Khususnya pada tas kulit anak-anak, ditemukan empat jenis kandungan ftalat yang biasa digunakan dalam pengolahan plastik, dalam jumlah yang melebihi kadar yang diizinkan sebanyak 55,6 kali lipat.

Zat aditif penambah elastisitas produk, pemlastis, yang berbahan dasar ftalat berisiko menyebabkan kemandulan. Salah satu dari empat bahan pemlastis ftalat yang diidentifikasi dalam tas kulit, DEHP, telah ditetapkan sebagai zat penyebab kanker oleh Badan Internasional untuk Penelitian Kanker.

Pemlastis berbasis ftalat, melebihi tingkat yang diizinkan sebanyak 33 kali lipat, juga diidentifikasi di ban renang.

Selain itu, produk ini diketahui menimbulkan risiko keamanan karena ketebalannya sebesar 0,19 milimeter (mm), yang berada di bawah ketebalan minimum yang diperbolehkan di Korea Selatan yaitu 0,25 mm.

Sementara itu, dua mainan gigitan bayi yang diuji tersebut dipastikan memiliki cacat desain yang dapat menyebabkan mati lemas, sedangkan alat bantu jalan bayi memiliki risiko penggunanya terjepit atau terluka saat terjatuh.

Pemerintah kota Seoul mengatakan pihaknya berencana memperluas pengujian keamanan ke dua platform komersial daring terkemuka China yakni Temu dan Shein, untuk menjalankan sistem pemeriksaan keamanan reguler.

Mulai minggu keempat bulan ini, pemerintah kota Seoul akan merilis hasil pemeriksaan keamanan setiap minggu, dan mengoperasikan layanan panggilan untuk menerima keluhan konsumen mengenai produk yang diimpor secara pribadi dari luar negeri.

Produk senilai sekitar 6,8 triliun won (Rp79 triliun) diimpor langsung ke Korea Selatan dari luar negeri pada tahun lalu, yang merupakan peningkatan tajam sebesar 28,3% dari tahun sebelumnya.

Hampir separuh dari produk tersebut, atau 48,7%, diimpor dari China.

Dengan 8,18 juta pengguna aktif per bulan di Korea Selatan pada Februari, AliExpress muncul sebagai penjual daring terbesar kedua, setelah Coupang.

Produk yang diimpor langsung oleh konsumen untuk penggunaan pribadi tidak menjalani pemeriksaan keselamatan, sehingga berpotensi menimbulkan risiko keselamatan, seperti zat beracun, cacat desain, atau daya tahan yang buruk.

Menurut para pejabat pemerintah kota Seoul, pihaknya berencana meminimalkan kerugian yang dialami konsumen dengan segera memberikan saran dan tindakan bantuan kepada konsumen yang terkena dampak melalui kerja sama dengan Badan Konsumen Korea, jika diperlukan.

Selain itu pemerintah kota Seoul membangun layanan panggilan dengan sejumlah platform belanja daring utama di luar negeri. (Antara)

Next Post
Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Aan Suhanan dan Kabagops Korlantas Polri, Kombes Pol. Eddy Djunaedi, meninjau lokasi kecelakaan di KM 58 Tol Jakarta-Cikampek, Senin (8/4/2024).

Usai Kecelakaan KM 58, Penerapan Contraflow Dievaluasi

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba