ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda TRAVEL BUDAYA

Kendalikan Populasi Kuda Nil, Kolombia Rencanakan Eutanasia

BY El Simamora
Minggu, 19 April 2026
in TRAVEL BUDAYA
Ilustrasi Kuda Nil.

Ilustrasi Kuda Nil. (AFP)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

ODEBA.id, Bogota – Kolombia akan meluncurkan rencana mengendalikan populasi kuda nil pada paruh kedua tahun 2026. Salah satu rencananya adalah melakukan eutanasia atau suntik mati terhadap 80 ekor ekor kuda nil.

Dilansir dari Reuters, Minggu (19/4/2026) Amerika Selatan merupakan rumah bagi 200 kuda nil di wilayah tengah dekat Sungai Magdalena. Menteri Lingkungan Hidup, Irene Velez mengatakan, jika tindakan pengendalian tidak dilakukan, populasi tersebut dapat meningkat hingga 1.000 ekor pada tahun 2035.

BacaJuga

Verifikasi Lapangan Dimulai, 8 Marga di Sorong Menanti Status Hutan Adat

Mau Liburan Tanpa Hambatan? Cek 5 Tempat Wisata Inklusif Ini!

Kemenpar Rilis Tourism Outlook 2026/2027 Jadi Kompas Sektor Pariwisata

“Tindakan ini sangat penting untuk melindungi ekosistem dan spesies asli kita,” kata Velez.

Dia menekankan bahwa pertumbuhan populasi mengancam spesies seperti kura-kura sungai dan manatee serta menyebabkan polusi air.

Empat ekor kuda nil pertama Kolombia diimpor secara ilegal pada tahun 1980-an oleh pengedar narkoba Pablo Escobar, yang mendirikan kebun binatang di salah satu propertinya. Sejak itu populasinya tumbuh tanpa terkendali, meskipun ada beberapa upaya dari otoritas lingkungan provinsi untuk mengendalikan.

Program yang diumumkan Kolombia pada hari Senin (11/4) memiliki anggaran US$1,98 juta dan mencakup langkah-langkah seperti pengurungan dan relokasi.

Velez menambahkan, Kolombia telah memulai pembicaraan beberapa bulan yang lalu dengan delapan negara termasuk India, Meksiko, Filipina, Ekuador, Peru, dan Afrika Selatan untuk kemungkinan memindahkan beberapa hewan ke kebun binatang atau suaka di negara-negara tersebut. Namun otorisasi yang diperlukan belum didapatkan.

Serta, kuda nil Kolombia memiliki cacat genetik karena perkawinan sedarah, yang membuat negara lain kurang berminat membahas hewan tersebut. (dtc)

Next Post
Supporter bola asal Korea Selatan.

Jelang Piala Dunia, Meksiko Targetkan Gaet Turis Korea Selatan

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba