ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda TRAVEL BUDAYA

Kemenpar Pastikan Labuan Bajo Tetap Terbuka Usai Gempa Guncang Flores

BY El Simamora
Minggu, 23 Agustus 2026
in TRAVEL BUDAYA
Labuan Bajo.

Labuan Bajo. (Dok. Marriott)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

ODEBA.id, Jakarta – Aktivitas kepariwisataan di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), dipastikan secara umum telah kembali berjalan pascagempa bumi M7,7 yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026.

Berdasarkan pemantauan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) melalui Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) hingga Sabtu (22/8/2026) pukul 19.00 WITA, Taman Nasional Komodo tetap dibuka dengan aktivitas normal dan pelayaran menuju kawasan tersebut beroperasi seperti biasa.

BacaJuga

Verifikasi Lapangan Dimulai, 8 Marga di Sorong Menanti Status Hutan Adat

Mau Liburan Tanpa Hambatan? Cek 5 Tempat Wisata Inklusif Ini!

Kemenpar Rilis Tourism Outlook 2026/2027 Jadi Kompas Sektor Pariwisata

Bandara Internasional Komodo Labuan Bajo juga beroperasi normal sesuai jadwal penerbangan.

“Labuan Bajo tetap terbuka bagi wisatawan dan aktivitas pariwisata secara umum berjalan. Namun, kami tetap meminta seluruh wisatawan dan pelaku pariwisata untuk mengutamakan keselamatan dan mengikuti setiap arahan dari otoritas terkait karena gempa susulan masih terjadi,” kata Menteri Pariwisata (Menpar), Widiyanti Putri Wardhana, Minggu (23/8/2026).

Sejumlah daya tarik wisata di Manggarai Barat juga telah beroperasi. Gua Rangko kembali menjalankan aktivitas wisata secara normal dengan sarana dan prasarana dinyatakan aman. Desa Wisata Compang Liang Ndara telah kembali dibuka pada 22 Agustus 2026, sementara Desa Wisata Wae Lolos tetap menerima kunjungan wisatawan.

BPOLBF Terus Lakukan Pemantauan dan Pendampingan

Kemenpar melalui BPOLBF terus melakukan pemantauan terhadap kondisi hotel, restoran, kafe, destinasi wisata, fasilitas publik, hingga aksesibilitas di Labuan Bajo dan wilayah Flores.

BPOLBF juga mengoperasikan layanan informasi untuk merespons pertanyaan wisatawan mengenai kondisi destinasi dan keamanan perjalanan pascagempa.

Sejumlah wisatawan mancanegara dari Italia, Jerman, Prancis, Belanda, serta kelompok wisatawan yang memiliki rencana perjalanan ke Labuan Bajo dan Flores telah memperoleh informasi mengenai perkembangan kondisi destinasi.

“Informasi yang cepat dan akurat menjadi sangat penting dalam situasi seperti ini. Kita harus menjaga keselamatan wisatawan sekaligus mencegah informasi yang tidak benar menimbulkan kekhawatiran yang tidak perlu,” ujar Menpar.

BPOLBF antara lain telah berkoordinasi dengan KSOP Labuan Bajo untuk meluruskan informasi yang beredar mengenai penutupan sementara pelayaran menuju Pulau Padar dan Pelabuhan Komodo. Berdasarkan klarifikasi otoritas terkait, informasi penutupan tersebut tidak benar. Imbauan yang berlaku berkaitan dengan potensi gelombang tinggi dan angin kencang di Selat Sape bagian selatan.

Konektivitas Labuan Bajo Berjalan Normal

Dari sisi konektivitas, Bandara Internasional Komodo Labuan Bajo beroperasi normal sesuai jadwal penerbangan pada 22 Agustus 2026. Seluruh pelabuhan yang dipantau juga masih melayani operasional kapal dan penumpang dengan tetap mengutamakan keselamatan. Layanan perintis tetap berjalan dan belum terdapat permintaan deviasi trayek. Menpar menegaskan bahwa kondisi Labuan Bajo perlu dibedakan dengan sejumlah wilayah lain di Flores yang masih membutuhkan penanganan dan asesmen keselamatan lebih lanjut.

“Kondisi setiap wilayah tidak sama. Karena itu, wisatawan yang akan melanjutkan perjalanan dari Labuan Bajo menuju daerah lain di Flores kami minta selalu memeriksa informasi terbaru mengenai kondisi destinasi, jalan, bandara, dan layanan telekomunikasi,” kata Menpar.

Hingga 22 Agustus 2026, beberapa jalur darat utama Flores telah kembali berfungsi, sementara sebagian lainnya masih dalam penanganan.

Tetap Waspada terhadap Gempa Susulan

Berdasarkan data yang dihimpun dalam laporan BPOLBF, hingga 22 Agustus 2026 pukul 18.00 WIB telah tercatat ribuan gempa susulan setelah gempa utama Flores.

Karena itu, Menpar meminta wisatawan tetap tenang namun waspada serta menjadikan informasi resmi pemerintah sebagai rujukan dalam melakukan perjalanan.

“Kita ingin aktivitas pariwisata tetap berjalan, tetapi tidak boleh mengurangi kewaspadaan. Keselamatan wisatawan, pekerja pariwisata, dan masyarakat harus selalu berada di atas kepentingan lainnya,” ujar Menpar.

Menpar juga menegaskan bahwa pemulihan pariwisata harus berjalan bersama dengan pemulihan masyarakat yang terdampak gempa di berbagai wilayah Flores.

“Labuan Bajo adalah pintu masuk penting pariwisata Flores. Ketika aktivitas di Labuan Bajo mulai pulih, kita berharap hal ini ikut menjaga pergerakan ekonomi masyarakat. Tetapi pada saat yang sama, perhatian dan dukungan kita harus terus diberikan kepada saudara-saudara kita di wilayah Flores yang masih berada dalam masa tanggap darurat dan pemulihan,” kata Widiyanti.

Kemenpar melalui BPOLBF akan terus melakukan koordinasi lintas sektoral, memperbarui informasi kondisi destinasi dan aksesibilitas, serta memastikan wisatawan memperoleh informasi yang akurat selama proses pemulihan pascagempa Flores. (ANG)

Next Post
Ilustrasi perdagangan saham.

Mengekor Bursa Asia, IHSG Ditutup Melemah

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba