ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Internasional

Kematian akibat Kanker Diperkirakan Naik Hampir 2 Kali Lipat di 2050

BY El Simamora
Rabu, 6 November 2024
in Internasional
Ilustrasi kanker paru-paru.

Ilustrasi kanker paru-paru. (Ist)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Odeba.id, Sydney – Riset di Australia memperkirakan bahwa jumlah kematian akibat kanker setiap tahun di seluruh dunia akan meningkat hampir dua kali lipat pada 2050, menurut sebuah studi yang diterbitkan pada Rabu (6/11/2024).

Studi tersebut memproyeksikan bahwa 18,5 juta orang akan meninggal dunia akibat kanker di seluruh dunia pada 2050, yakni meningkat 89,7% dari 9,7 juta pada 2022.

BacaJuga

Resmi! Jepang Naikkan Biaya Izin Tinggal WNA Mulai Hari Ini

Dua Penembakan di Afrika Selatan Menewaskan 27 Orang

Kapasitas Listrik PV China Tembus 1,28 Miliar kW, Geser Batu Bara

Dalam penelitian yang dipimpin oleh Habtamu Bizuayehu dari Universitas Queensland (UQ), para peneliti menganalisis angka kasus kanker dan kematian akibat penyakit itu untuk 36 jenis kanker di 185 negara.

Kemudian para peneliti memproyeksikan kasus dan kematian akibat kanker di masa depan dengan menerapkan angka tersebut pada prediksi populasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk 2050.

Mereka menemukan bahwa jumlah kasus kanker di seluruh dunia diperkirakan akan meningkat 76,6% dari 20 juta pada 2022 menjadi 35,3 juta pada 2050.

Studi tersebut memperikirakan bahwa kasus dan kematian akibat kanker akan meningkat hampir tiga kali lipat pada 2050 di negara-negara berperingkat rendah dalam Indeks Pembangunan Manusia (Human Development Index/HDI), yang dikeluarkan PBB, dibandingkan dengan negara-negara dengan HDI yang sangat tinggi.

Kanker paru-paru diperkirakan masih akan menjadi penyebab utama kematian akibat kanker pada 2050, mencakup sekitar 19,2% dari seluruh kematian akibat kanker secara global, naik dari 18,7% pada 2022.

Riset tersebut juga memproyeksikan bahwa jumlah kasus dan kematian akibat kanker akan naik tipis pada pria dibandingkan pada wanita antara periode 2022 hingga 2050. (Antara)

Next Post
Ilustrasi.

Spanyol Sita 13 Ton Kokain, Tangkapan Terbesar Sepanjang Sejarah

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba