ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Ragam

Karakteristik dan Sejarah Arsitektur Islam

BY El Simamora
Senin, 8 April 2024
in Ragam
Salah satu bangunan arsitektur Islam.

Salah satu bangunan arsitektur Islam. (Ist)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Odeba.id, Jakarta – Arsitektur Islam banyak ditemui di negara negara Arab, negara-negara mayoritas Muslim di seluruh dunia, serta di negara-negara Eropa yang punya sejarah Arab atau Islam. Elemen utamanya adalah desain geometris, lengkungan runcing, dan kubah.

Arsitektur Islam adalah kategori arsitektur berusia berabad-abad yang berakar pada prinsip-prinsip Islam. Bentuk pahatan yang mencolok dan detail ornamen menjadi ciri khas bangunan Islam.

BacaJuga

Resmi Dirilis, Menu Film Empat Musim Pertiwi Kini Hadir di The People’s Cafe

Masuk Indonesia, Samsung Galaxy S26 FE Bawa 47 Fitur Galaxy AI

Bikin Konten Makin Mudah, Intip Deretan Fitur Baru di Apple Creator Studio

Asal-usul Arsitektur Islam

Dilansir dari The Spruce, arsitektur Islam merujuk pada gaya arsitektur yang dibuat sebagai perwujudan fisik dari prinsip-prinsip Islam oleh umat Islam pada abad ke-7. Tradisinya berlanjut sampai sekarang. Bangunan yang kerap dihubungkan dengan arsitektur Islam adalah masjid, tempat ibadah umat Islam.

Arsitektur Islam meliputi bangunan sekuler dan religius. Ini meliputi semua hal mulai dari masjid berskala besar, benteng, istana, makam, sekola, dan bangunan umum lainnya hingga air mancur berskala kecil, pemandian umum, dan bangunan rumah tangga.

Gaya yang ada termasuk arsitektur Bizantium, Persia, dan Romawi mempengaruhi arsitektur Islam awal. Saat arsitektur Islam menyebar dari Timur Tengah ke seluruh dunia, khususnya ke Asia, arsitektur China dan Mughal juga mempengaruhinya.

Muslim Afrika Utara yang menaklukkan Semenanjung Iberia dan banyak pulau Mediterania Barat di sekitarnya membawa arsitektur yang dipengaruhi Islam ke beberapa bagian Eropa. Banyak contoh menonjol dari gaya ini ada di Spanyol. Pada pertengahan abad ke-19, sebuah gerakan kebangkitan termasuk arsitek Catalan Antoni Gaudi, yang sangat dipengaruhi oleh gaya Islam di Spanyol.

Karakteristik Utama Arsitektur Islam

Karakteristik utama arsitektur Islam mencakup bentuk-bentuk seperti menara, kubah, kubah muqarnas, dan lengkungan. Elemen dekoratif seperti ubin mosaik warna-warni, tulisan kaligrafi Arab, dan bingkai kayu pada jendela adalah elemen khas arsitektur Islam. Ciri luar ruangan mencakup taman, halaman dalam berdinding, dan aula terbuka dengan atap yang ditopang tiang tiang.

Menara

Menara menjulang tinggi dengan tangga interior dan jendela-jendela kecil, sangat menarik untuk dilihat dan punya fungsi yang tak tergantikan, yaitu memanggil umat Islam untuk shalat lima waktu.

Kubah

Arsitektur Islam punya kubah yang ditaruh di struktur yang disebut pendentive yang memudahkan kubah bundar di ruangan persegi panjang atau persegi. Pendentive seringkali dihiasi ubin mosaik.

Kubah Muqarnas

Mirip pola sarang lebah atau stalaktit, kubah muqarnas yang kompleks menambah tekstur dan monokromatik pada langit langit interior yang kerap punya ubin yang unik dan berwarna-warni.

Lengkungan

Lengkungan tapal kuda (atau lubang kunci), runcing (pendahulu Gotik), bergigi (atau multifoil), dan ogee (multi kurva) adalah hal lazim di arsitektur Islam.

Detail Ornamen

Dekorasi Islami kerap melingkup ubin mosaik warna-warni yang memiliki pola berulang dan motif dan pola geometris atau vegetal, seperti arabesque. Ini juga melingkup pemakaian skrip kaligrafi Arab, seperti ayat-ayat Al-Quran.

Ciri lain yang menonjol yaitu mashrabiya, atau kisi-kisi kayu, yang dipakai di jendela untuk privasi dan pengatur suhu. Kadang dipakai di konteks modern sebagai elemen dekoratif murni atau pilihan untuk membagi ruang interior.

Elemen dekoratif lain dari desain Islam termasuk lukisan dinding, patung plesteran dan panel dinding, dan kayu dekoratif.

Elemen Luar Ruang

Arsitektur Islam kerap dilengkapi taman, halaman dalam berdinding, aula terbuka dengan atap yang ditopang tiang tiang, dan kubah. (dtc)

Next Post
Ilustrasi rupiah.

Mengenal Orang Terkaya Paling Muda di Indonesia, Berharta Rp33 Triliun

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba