ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Internasional

Jepang Dihantam Krisis Populasi, Jumlah Anak Jatuh ke Level Terendah

BY El Simamora
Rabu, 8 Mei 2024
in Internasional
Orang sedang melihat sakura bermekaran di tepi Sungai Kanda, Tokyo, Jepang, 10 April 2024.

Orang sedang melihat sakura bermekaran di tepi Sungai Kanda, Tokyo, Jepang, 10 April 2024. (ANTARA/Xihua)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Odeba.id, Jakarta – Jepang dihantam krisis populasi yang membuat angka kesuburan di negara itu jatuh ke titik terendah. Kondisi tersebut juga berdampak pada jumlah populasi anak yang turun ke level terendah.

Diberitakan The Japan Times, menurut data Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi, jumlah anak berusia 14 tahun ke bawah turun selama 43 tahun berturut-turut menjadi sekitar 14,01 juta pada 1 April. Rasio anak-anak terhadap total penduduk Jepang menurun menjadi 11,3%, juga menyentuh titik terendah sepanjang masa.

BacaJuga

Resmi! Jepang Naikkan Biaya Izin Tinggal WNA Mulai Hari Ini

Dua Penembakan di Afrika Selatan Menewaskan 27 Orang

Kapasitas Listrik PV China Tembus 1,28 Miliar kW, Geser Batu Bara

“Total populasi Jepang terus menurun sejak sekitar tahun 2010, yang menyebabkan kekurangan tenaga kerja yang kronis, sementara meningkatnya rasio lansia di negara ini menekan pengeluaran kesehatan dan jaminan sosial negara tersebut. Situasi ini diperkirakan akan memburuk karena angka kelahiran di Jepang adalah salah satu yang terendah di dunia dan masih jauh di bawah angka penggantian,” tulis laman tersebut.

Menurut data PBB, Jepang mempunyai rasio anak terendah kedua di antara 37 negara dengan populasi sedikitnya 40 juta jiwa, hanya di belakang Korea Selatan dengan 11,2%.

Berdasarkan gender, terdapat 7,18 juta anak laki-laki dan 6,83 juta anak perempuan. Berdasarkan usia, 3,17 juta anak berada pada kelompok usia 12 hingga 14 tahun dibandingkan dengan 2,35 juta anak pada kelompok usia 0 hingga 2 tahun, yang menunjukkan adanya tren penurunan jumlah anak yang dilahirkan.

Populasi anak di Jepang telah menurun sejak tahun 1982, mencapai puncaknya pada tahun 1954 sebesar 29,89 juta, dengan ledakan bayi kedua yang terjadi antara tahun 1971 dan 1974.

Data pemerintah juga menunjukkan bahwa pada 1 Oktober tahun lalu, populasi anak melebihi 1 juta hanya di Tokyo dan Prefektur Kanagawa yang berdekatan, sementara angka tersebut turun di bawah 1 juta di Prefektur Osaka untuk pertama kalinya sejak pembagian berdasarkan prefektur dimulai pada tahun 1970. (dtc)

Next Post
Seorang pria mengibarkan bendera Palestina dalam aksi unjuk rasa pro-Palestina yang digelar di luar Universitas Columbia di New York, Amerika Serikat, 23 April 2024.

Negara Palestina Resmi Diakui Bahama

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba