ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Sumut

Jalan dan Jembatan Diperbaiki, Mobilitas Warga Kepulauan Nias Lebih Cepat

BY El Simamora
Selasa, 18 November 2025
in Sumut
Kondisi jalan di Nias setelah diperbaiki.

Kondisi jalan di Nias setelah diperbaiki. (Dok. Diskominfo Sumut)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

ODEBA.id, Medan – Ama Pian Zai dulu harus menempuh waktu hingga dua jam untuk pergi dari Mandrehe, Nias Barat, menuju Gunungsitoli. Namun setelah jalan di wilayah tersebut mulai diperbaiki oleh Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, waktu tempuh kini jauh lebih singkat, hanya sekitar satu jam.

Perbaikan infrastruktur ini merupakan bagian dari program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) melalui Infrastruktur Terintegrasi (INSTANSI), sebagai langkah cepat Gubernur Bobby dalam menangani persoalan infrastruktur di Kepulauan Nias. Sejumlah ruas jalan provinsi yang ditingkatkan di antaranya Gunungsitoli–Afia, Afia–Tuhemberua, Miga–Lolowua, Lolowua–Dola, Dola–Duria, dan Hilimbuasi–Mandrehe. Selain itu, juga tengah dibangun Box Culvert di Kota Gunungsitoli.

BacaJuga

Pangkas Biaya Logistik, Sumut Usul Jalur Laut Khusus Ekspor UMKM ke Malaysia

Tembus 58.558 Ton GKP, Penyerapan Beras BULOG Sumut Dekati Target 2026

IM3 Rilis Paket Prabayar Istimewa, Beri Akses 5G hingga Kuota Roaming

“Terasa (perubahan), jarak tempuh dulu dua jam, sekarang satu jam,” kata Pian, di Desa Tuwuna, Kecamatan Mandrehe, Nias Barat, Minggu (16/11/2025), mengutip laman Kominfo Sumut.

Tidak hanya jalan, Gubernur Bobby juga membangun kembali Jembatan Idano Noyo yang sebelumnya rusak akibat banjir. Sebelum rusak diterjang banjir pun, kondisi jembatan sudah memprihatinkan karena jalanannya hanya berupa papan kayu.

Saat ini, progres pembangunan jembatan tersebut telah mencapai sekitar 76,48%, dengan pekerjaan yang meliputi pemasangan rangka jembatan, pemasangan bronjong, serta pengerjaan oprit jembatan.

“Kami warga Desa Tuwuna berterima kasih pada Pak Bobby karena jembatan juga dibangun,” ujar Pian.

Dampak positif juga dirasakan Remon Zai, warga Desa Tuwuna lainnya. Menurutnya, perbaikan jalan membuat pendapatan warga meningkat dan memberikan kemudahan di sektor kesehatan maupun pendidikan.

“Kami masyarakat income bertambah, kesehatan juga tidak ada lagi kendala, juga dari segi pendidikan,” kata Remon.

Hal senada disampaikan Agustinus Zai. Ia menuturkan bahwa kondisi jalan dari Nias Barat menuju Gunungsitoli sebelumnya cukup parah dan menghambat mobilitas warga. Dengan adanya perbaikan, akses kembali lancar dan waktu perjalanan semakin singkat.

“Kondisi jalan dari Sitoli sebelumnya agak parah, tahun ini sudah mulai bagus, dan transportasi serta mobilitas masyarakat pun bisa lancar,” ujar Agustinus. (ANG)

Next Post
BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait peningkatan status Bibit Sikon Tropis 97S.

Bibit Siklon Tropis 97S Menguat, Waspadai Cuaca Ekstrem di Wilayah Timur Indonesia

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba