ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Ragam

Ini Kata Dokter Mata Soal Konsumsi Alkohol Berlebihan Picu Glaukoma

BY El Simamora
Minggu, 24 Maret 2024
in Ragam
Ilustrasi glaukoma.

Ilustrasi. (Ist)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Odeba.id, Jakarta – Glaukoma adalah kondisi mata yang disebabkan oleh tekanan tinggi di dalam mata yang bisa menyebabkan kerusakan permanen pada saraf mata. Kondisi ini mengakibatkan gangguan penglihatan, bahkan kebutaan total.

Menurut spesialis mata dr Widya Artini Wiyogo, faktor risiko utama glaukoma adalah tekanan bola mata yang tinggi. Meskipun demikian, sebagian besar kasus glaukoma tidak menunjukkan gejala, dengan angka mencapai 80%.

BacaJuga

Resmi Dirilis, Menu Film Empat Musim Pertiwi Kini Hadir di The People’s Cafe

Masuk Indonesia, Samsung Galaxy S26 FE Bawa 47 Fitur Galaxy AI

Bikin Konten Makin Mudah, Intip Deretan Fitur Baru di Apple Creator Studio

Sempat ramai di media sosial yang menyebut mengonsumsi alkohol bisa memicu glaukoma. dr Widya mengatakan hubungan antara alkohol dan glaukoma pernah diteliti namun kaitannya kurang signifikan.

“Itu yang menjadi masalah ketika alkohol suka dicampur-campur. Kalau dicampur-campur mungkin bisa rusak saraf bola matanya,” kata dr Widya, dilansir dari Detikcom, Minggu (24/3/2024).

Untuk lebih memastikan, jika mengalami tanda-tanda yang mengarah ke glaukoma, perlu diperiksakan lebih lanjut kepada dokter.

Adapun gejala yang perlu diwaspadai pada pasien glaukoma, diantaranya sakit kepala hebat, pandangan tiba-tiba kabur, mual, muntah, dan kesakitan hebat. Untuk pasien dengan glaukoma akut memiliki waktu 2 × 24 jam untuk menurunkan tekanan bola mata untuk menghindari kerusakan permanen. (ANG)

Next Post
Jaringan listrik.

Reaktor Nuklir Korsel Berhasil Terhubung ke Jaringan Listrik UEA

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba