ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Internasional

Gelombang Panas Ekstrem Landa Pakistan, Suhu Tembus 52 Derajat Celsius

BY El Simamora
Minggu, 2 Juni 2024
in Internasional
Seorang perempuan Pakistan membawa kipasnya menuju tempat reparasi di Karachi.

Seorang perempuan Pakistan membawa kipasnya menuju tempat reparasi di Karachi. (Reuters/Akhtar Soomro)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Odeba.id, Jakarta – Suhu panas di Pakistan terlalu menyengat. Sebagian besar negara ini berada dalam cengkeraman gelombang panas ekstrem, dengan suhu mencapai 52 derajat celcius di provinsi selatan Sindh pada minggu ini.

Salah seorang warga, Saad Shahzad yang berusia sembilan tahun mendapat izin dari ayahnya untuk bolos sekolah agar bisa terhindar dari paparan sinar matahari.

BacaJuga

Resmi! Jepang Naikkan Biaya Izin Tinggal WNA Mulai Hari Ini

Dua Penembakan di Afrika Selatan Menewaskan 27 Orang

Kapasitas Listrik PV China Tembus 1,28 Miliar kW, Geser Batu Bara

Saad tinggal di pinggiran ibu kota Islamabad, dengan suhu diperkirakan akan tetap ‘setinggi langit’ menjelang musim panas.

Karena panas terik, Saad diperbolehkan menghabiskan hari-harinya di toko roti milik ayahnya dibandingkan mengikuti pelajaran.

“Sekolah anak saya tidak memiliki AC, jadi cuaca bisa sangat panas dan sulit bagi anak-anak untuk mengatasi panas ini. Dia mengeluh dan mengatakan cuaca terlalu panas untuk berada di sekolah,” kata ayahnya Shazad, pemilik Saud Bakery, dikutip CNA.

“Setidaknya di sini, saya bisa memastikan dia duduk di dalam dan di bawah kipas angin,” tambahnya.

Saad mengatakan bahwa gurunya merawat ia dan teman-temannya dengan baik di sekolah, tetapi memilih untuk memulangkan mereka jika merasa sakit.

“Panas sekali, saya merasa tidak enak badan. Saya merasa mual meski bepergian dengan sepeda motor bersama ayah saya dalam jarak dekat,” ujarnya kepada CNA.

Sekolah Saad termasuk di antara ratusan lembaga pemerintah dan swasta di Islamabad, Pakistan, yang tetap buka selama gelombang panas. Namun sekolah-sekolah tersebut hanya beroperasi selama empat jam sehari.

Sementara sekolah-sekolah di beberapa wilayah lain di negara ini telah ditutup sepenuhnya karena suhu panas yang ekstrem.

Penutupan sekolah telah berdampak pada 26 juta anak, dan para orang tua mengatakan bahwa tindakan lebih lanjut harus dilakukan untuk meminimalkan gangguan terhadap studi anak-anak mereka.

Seorang ayah mengatakan kepada CNA bahwa sekolah harus mengadakan kegiatan pembelajaran di dalam ruangan seperti kelas online, yang memungkinkan mereka terus belajar di rumah.

Rumah sakit di Pakistan juga telah disiagakan, dan pemerintah menyebut jumlah orang yang memerlukan perhatian medis akan meningkat seiring gelombang panas yang berkepanjangan.

Rumah sakit telah ditugaskan untuk mendirikan pusat tanggap gelombang panas darurat dan dengan cepat merawat mereka yang mengalami gejala serangan panas. (dtc)

Next Post
Poster Kompetisi Film Animasi Niti Raja Sasana 2024.

Kompetisi Film Animasi Niti Raja Sasana 2024, Simak Tanggal Daftarnya

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba