ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Hiburan

Gaya Baru Manipulasi Plot di Jatuh Cinta Seperti di Film Film

BY El Simamora
Kamis, 11 April 2024
in Hiburan
Jatuh Cinta Seperti di Film Film.

Jatuh Cinta Seperti di Film Film. (Ist)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Odeba.id, Jakarta – Plot adalah sebuah inti yang memegang jalannya cerita. Plot sendiri tercipta atas tulisan yang dikehendaki oleh sang penulis cerita yang mengatur bagaimana perjalanan karakter menghadapi masalahnya.

Plotnya jadi hal bias yang tidak tertulis namun terasa di saat cerita berjalan. Untuk itulah karakter di film, komik, maupun novel akan berjalan seperti apa adanya mengikuti dunia yang diciptakan seorang penulis dalam ceritanya.

BacaJuga

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Drama Thriller ‘The Perfect Lie’ Tayang 30 Oktober, Intip Teaser Terbarunya

KGMA 2026 Music Day: Dari Liz IVE, ATEEZ, hingga RIIZE Siapkan Aksi Spesial

Namun dalam beberapa anime ataupun komik ada beberapa karakter yang dapat mengubah jalan cerita dari dunianya. Entah itu merubah takdir atau realita, ataupun breaking the fourth wall yang menembus ke dimensi penulis ataupun penontonnya sendiri dan berinteraksi untuk mengubah ceritanya.

Pada Jatuh Cinta Seperti di Film Film, konsep ini digunakan sang karakter utama dalam menulis cerita yang berubah sedemikian rupa mengikuti pengalamannya yang kian berubah.

Konsep ini dirasa menarik dan masuk akal karena karakter utamanya sendiri adalah seorang penulis skenario film, dan film ini bercerita tentang seorang penulis skenario film yang menceritakan penulis skenario film yang menuliskan kisahnya sendiri.

Kompleks rasanya bila diceritakan tanpa menonton filmnya terlebih dahulu tapi, setelah menonton filmnya hal ini langsung dapat dimengerti.

Seperti di adegan awal saat Bagus (Ringgo) sedang pitching ide cerita kepada Pak Yoram (Alex Abbad). Visual seakan-akan mengikuti monolog Bagus yang menceritakan isi cerita nya.

Di sela-sela presentasinya, Pak Yoram menyela Bagus dan mengganti ceritanya dan disaat itu juga visual berubah seakan dikendalikan oleh siapapun karakter yang sedang bercerita.

Tak berhenti sebagai visual secara general, ada scene lainnya dimana manipulasi plot ini menyebabkan perubahan gerakan kamera di filmnya.

Di suatu adegan di motor galon, dimana Cheline (Sheila Dara) menggambarkan setiap shot dengan jelas, di saat itu juga pergerakan kamera mengikuti arahan dari cheline.

Film romcom yang tidak seharusnya memerlukan pergerakan yang masif, diubah Cheline menggunakan drone yang berputar ke sana, kemari seperti film-film laga aksi.

Menariknya lagi, manipulasi plot ini tidak berhenti di konsep kamera saja. Ada scene dimana Cheline menjelaskan editing yang menarik menurutnya tentang suatu peristiwa di film ini.

Cutting point yang awalnya tadinya lambat tiba-tiba naik intens mengikuti gaya bicaranya Sheline dan digambarkan secara visual.

Film ini benar-benar memberitahu ke khalayak bagaimana proses pembuatan film yang disampaikan berbagai karakter penggiat film. Karena itu film ini dirasa sangat cocok menggambarkan perspektif para filmmaker saat menontonnya.

Dengan bantuan manipulasi plot, sang sutradara seakan-akan menggambarkan visual di film ini mewakili visualisasi para film maker saat melihat suatu isu di kehidupan sehari harinya. (dtc)

Next Post
Penyanyi Park Bo Ram.

Penyanyi Park Bo Ram Meninggal Dunia di Usia 30 Tahun

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba