ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Nasional

Cuaca Ekstrem, Pemkab Lombok Tengah Tetapkan Status Darurat Bencana

BY El Simamora
Senin, 4 November 2024
in Nasional
Salah satu rumah warga di Lombok Tengah, Provinsi NTB rusak dampak cuaca ekstrem yang terjadi, Sabtu (2/11/2024).

Salah satu rumah warga di Lombok Tengah, Provinsi NTB rusak dampak cuaca ekstrem yang terjadi, Sabtu (2/11/2024). (Dok. Humas BPBD Lombok Tengah)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Odeba.id, Lombok Tengah – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) menetapkan status darurat bencana pasca-ratusan rumah warga rusak dan puluhan pohon tumbang dampak cuaca ekstrem yang terjadi di awal November 2024.

“Dengan kondisi hujan lebat yang disertai angin kencang dan mengakibatkan kerusakan rumah warga, kami menetapkan status darurat bencana,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Tengah, Ridwan Maruf, di Lombok Tengah, Senin (4/11/2024).

BacaJuga

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Ia mengatakan berdasarkan data sementara, BPBD mencatat dampak cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan 282 rumah di Kecamatan Jonggat rusak, bait itu rusak ringan maupun rusak berat.

Adapun desa yang terdampak bencana, di antaranya Desa Puyung, Desa Gemel, Labulia, Nyerot, Ubung, Bonjeruk, dan Batu Tulis.

“Paling parah itu di Kecamatan Jonggat. Kalau di kecamatan lain belum masuk laporan,” katanya.

Selain mengakibatkan ratusan rumah warga rusak, dampak hujan lebat yang disertai angin kencang itu mengakibatkan sejumlah pohon tumbang di jalan by pass perbatasan wilayah Lombok Barat menuju jalan by pass bandara.

“Kemudian, di Kota Praya dan di beberapa kecamatan, pohon yang tumbang mencapai 32 pohon,” katanya.

Ia mengatakan untuk penyaluran bantuan material sedang dalam proses dan petugas sedang melakukan pendataan kerusakan kebutuhan masyarakat atau para korban.

“Kerusakan dampak cuaca ini bervariasi, sehingga kami melakukan pendataan, baru diberikan bantuan material, seperti kayu, spandek maupun semen,” katanya.

Ia mengatakan penanganan dampak bencana ini akan dilaksanakan koordinasi dengan dinas terkait, karena jika ada rumah warga yang membutuhkan penanganan membangun ulang tidak bisa ditangani oleh BPBD.

“Artinya, penanganan dampak bencana ini bisa saja dilaksanakan melalui program di Dinas Perumahan dan Permukiman Lombok Tengah,” katanya.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada saat terjadi cuaca ekstrem yang dapat menimbulkan tanah longsor, banjir dan pohon tumbang di wilayah Kabupaten Lombok Tengah.

“Informasi dari BMKG, musim hujan dimulai November 2024, kami harapkan masyarakat tetap waspada saat terjadi hujan lebat yang disertai angin kencang,” katanya.

Sebelumnya, hujan lebat dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang terjadi pada Sabtu (2/11) siang hingga sore dan mengakibatkan ratusan rumah warga rusak, serta pohon tumbang di Kabupaten Lombok Tengah. (Antara)

Next Post
Ilustrasi perdagangan saham.

4 Rekomendasi Saham untuk Trading Pekan Ini

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba