ODEBA.id, Medan – Langkah intervensi pasar terus digencarkan oleh Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Kanwil Sumut) guna menjaga stabilitas harga beras di tingkat pedagang eceran. Melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Bulog tercatat telah menggelontorkan belasan ribu ton beras murah berkualitas ke pasar-pasar tradisional.
Sejak dimulai pada Maret 2026 lalu, realisasi penyaluran beras SPHP di Sumut kini telah mencapai 17.294 ton. Angka ini setara dengan 35,36% dari total target tahunan yang ditetapkan sebesar 49.043 ton.
Melihat tingginya permintaan pasar dan perlunya memperkuat cadangan pangan, Pimpinan Wilayah Bulog Sumut, Budi Cahyanto, memberikan sinyal bahwa kuota SPHP untuk wilayahnya akan ditambah oleh pemerintah pusat dalam waktu dekat.
“Rencananya ada penambahan target SPHP untuk Sumatera Utara. Ini berarti pasokan beras ke pasar dan Rumah Pangan Kita (RPK) akan semakin bertambah,” kata Budi, Kamis (11/6/2026).
Budi menaambahkan, penambahan kuota ini menjadi angin segar bagi pemenuhan pangan masyarakat. Dengan pasokan yang melimpah langsung ke titik-titik penjualan ritel dan mitra RPK, spekulasi harga di tingkat pedagang dapat diredam.
“Kami optimistis dengan adanya rencana penambahan kuota ini, stabilitas harga dan ketersediaan beras di seluruh wilayah Sumut dapat terus terjaga dengan aman sampai akhir tahun nanti,” katanya. (ANG)






