ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Sumut

Ancaman El Nino dan HPP Tinggi Ganjal Penurunan Harga Beras di Sumut

BY El Simamora
Kamis, 8 Oktober 2026
in Sumut
Ilustrasi beras.

Ilustrasi beras. (Ist)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

ODEBA.id, Medan – Musim panen raya padi di Sumatera Utara (Sumut) yang berlangsung sejak akhir Agustus diproyeksikan segera berakhir pada November mendatang. Kendati produksi gabah petani berada di puncaknya pada bulan ini, tanda-tanda penurunan harga beras di pasaran belum juga terlihat.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, harga Gabah Kering Panen (GKP) sebenarnya telah melandai ke kisaran Rp7.200 hingga Rp7.300/kg, turun dari posisi sebelum musim panen yang sempat menyentuh angka Rp8.000/kg.

BacaJuga

Pangkas Biaya Logistik, Sumut Usul Jalur Laut Khusus Ekspor UMKM ke Malaysia

Tembus 58.558 Ton GKP, Penyerapan Beras BULOG Sumut Dekati Target 2026

IM3 Rilis Paket Prabayar Istimewa, Beri Akses 5G hingga Kuota Roaming

“Namun, penurunan harga gabah di tingkat petani tersebut tidak serta-merta menurunkan harga beras. Pasalnya, harga jual beras medium di pasaran saat ini dinilai masih berada pada tingkat harga keekonomiannya,” kata pengamat ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin, Kamis (8/10/2026).

Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) mencatat, rata-rata harga beras medium di Kota Medan saat ini masih berkisar antara Rp15.200 hingga Rp15.750/kg.

Penyebab Harga Beras Bertahan Tinggi

Kenaikan Harga Pokok Produksi (HPP) menjadi pemicu utama yang mengganjal penurunan harga beras. Di sisi lain, maraknya peredaran beras premium di pasar tradisional menjadi bagian dari strategi penggilingan (kilang) maupun pedagang untuk menjaga margin keuntungan. Oleh karena itu, potensi penurunan harga beras dalam waktu dekat dinilai sangat kecil.

Selain faktor HPP, gelombang fenomena iklim El Nino masih menjadi tantangan besar yang memicu gagal panen di sejumlah daerah di Indonesia. Kondisi ini mendorong arah kebijakan perberasan nasional lebih berfokus pada pengamanan pasokan untuk masa mendatang.

Sebab, risiko lonjakan harga beras di tengah gangguan iklim ekstrem memiliki peluang yang sangat besar untuk terjadi.

Meskipun wilayah Sumut tergolong relatif aman dari dampak El Nino, harapan masyarakat agar harga beras turun selama musim panen diprediksi sulit terwujud tahun ini. “Saat ini, langkah krusial yang perlu dilakukan pemerintah adalah memastikan ketersediaan pasokan beras tetap terjaga di tengah ancaman penurunan produktivitas lahan akibat kekeringan,” kata Gunawan. (ANG)

Next Post
ENHYPEN.

Makin Perkasa di AS, ENHYPEN Melesat Naik di Billboard 200 dan Artist 100

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba