ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Nasional

Analisis Cuaca dan Iklim, BRIN Kembangkan Sistem Informasi GATOTKACA

BY El Simamora
Kamis, 12 Desember 2024
in Nasional
Ilustrasi cuaca ekstrem

Ilustrasi cuaca ekstrem. (Shutterstock/Etienne Outram)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Odeba.id, Bandung – Pengukuran cuaca dan iklim penting dilakukan untuk dapat menghasilkan catatan akurat tentang masa lalu, memberikan gambaran apa yang terjadi saat ini, memberikan peringatan akan kejadian ekstrem, serta dapat menjadi titik awal yang tepat untuk memperkirakan keadaan cuaca dan iklim masa depan. Periset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggunakan metode penginderaan jarak jauh untuk pengamatan profil vertikal atmosfer bawah dan atas Bumi dalam skala global yaitu GNSS-RO.

“Selain memiliki akurasi yang baik, resolusi vertikal yang tinggi juga cakupannya sangat global yaitu daratan dan lautan. Dan yang paling utama adalah pengukuran dengan teknik GNSS-RO dapat dilakukan terus menerus, yang berarti tidak dibatasi keadaan cuaca seperti cerah, berawan, badai dan lainnya,” ungkap Noersomadi, Peneliti Ahli Madya Pusat Riset Iklim dan Atmosfer BRIN, dikutip Kamis (12/12/2024).

BacaJuga

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Noersomadi beserta tim menerapkan GNSS-RO untuk riset dinamika atmosfer dan hidrometeorologi di Indonesia sehingga dapat digunakan sebagai perangkat menganalisis cuaca, pemantauan iklim, verifikasi model, penelitian cuaca luar angkasa dan ionosfer, serta analisis gelombang gravitasi.

Dengan keunggulan yang dimiliki GNSS-RO, Noersomadi mengembangkan sistem informasi bernama GNSS for Atmospheric Observation and Tracking the Climate Change atau disebut GATOTKACA. Sistem ini memberikan informasi kandungan uap air di atas 2 km di wilayah Indonesia yang ditampilkan menjadi sebuah data dan profil parameter dasar atmosfer mencakup temperatur, kelembapan, dan tekanan udara yang diperoleh dari satelit Constellation Satellites for Meteorology, Ionosphere, and Climate mission #2 (COSMIC-2) GNSS-RO.

“Analisis dan interpretasi data menjadi mudah dilakukan karena GATOTKACA menampilkan teknik kontur yang di-overlay pada peta dasar Indonesia yang dilengkapi legenda, lintang dan bujur. Sehingga, pengguna cukup mengakses data kelembapan dalam bentuk list data atau viewer data yang telah divisualisasikan,” imbuh Noersomadi.

Selain itu, visualisasi ini dapat di filter berdasarkan waktu baik dalam tahun, tanggal maupun jam. Seluruh data tersebut dapat diunduh secara gratis untuk kebutuhan analisis lebih lanjut pengguna.

Cuaca dan iklim memberi pengaruh yang besar terhadap berbagai aktivitas masyarakat. Dalam pertanian, cuaca dan iklim menentukan jenis tanaman yang sesuai dan waktu tanam. Pada perindustrian, iklim mempengaruhi mata pencaharian penduduk, seperti industri garam yang membutuhkan terik matahari lebih banyak untuk produksinya. Pada bidang perhubungan, cuaca, suhu, arah dan kecepatan angin, awan, serta kabut mempengaruhi kelancaran jalur transportasi khususnya penerbangan dan transportasi laut.

“Pada bidang kesehatan, cuaca dan iklim banyak mempengaruhi kesehatan manusia, seperti munculnya penyakit-penyakit tertentu di cuaca tertentu. Dan pada bidang budaya, iklim mempengaruhi cara hidup masyarakat Indonesia, seperti cara berpakaian, dan sebagainya. Selain itu, iklim mempengaruhi juga pada perencanaan konstruksi bangunan,* terang Noersomadi. (ANG)

Next Post
Logo Piala Asia U-20.

Panggil 26 Pemain, Timnas U20 Siap Bertarung di Piala Asia 2025

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba