ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Olahraga

Alasan PBSI Tak Kirimkan Atlet di Turnamen Kuba dan Brasil

BY El Simamora
Sabtu, 7 Maret 2026
in Olahraga
Ilustrasi bulu tangkis.

Ilustrasi bulu tangkis. (iStock)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

ODEBA.id, Jakarta – PP PBSI memutuskan untuk tak mengirim atletnya untuk mengikuti dua turnamen yang diselenggarakan di Kuba dan Brasil. Begini alasannya.

Indonesia sempat berencana akan mengirim atlet ke ajang XXIV International Giraldilla 2026 pada 10-15 Maret, dan Brazil International Challenge, 24-29 Maret. Namun akhirnya induk federasi bulutangkis nasional itu memutuskan untuk tak memberangkatkan para pemain ke ajang tersebut.

BacaJuga

Catat Waktunya! Ini Jadwal Lengkap GP Mandalika

Resmi Berubah! Ini Format Baru Akhir Pekan MotoGP 2027

VR46 Racing Team Pakai Livery Garuda di GP Mandalika

Kabid Luar Negeri PP PBSI Bambang Roedyanto mengatakan keputusan untuk tidak memberangkatkan atlet ke rangkaian turnamen di Kuba dan Brasil diambil setelah mempertimbangkan beberapa faktor.

Salah satunya adalah kondisi keamanan di Kuba yang saat ini dinilai kurang kondusif. Diketahui hubungan Amerika Serikat dengan Kuba menegang per Maret 2026.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah mengambil ancang-ancang menyerang negara Kuba. Trump mengisyaratkan bahwa aksi militer AS di negara Karibia itu dapat dilakukan setelah pemerintahannya menuntaskan perang melawan Iran.

Atas dasar itu, PBSI mempertimbangkan untuk tak ambil peran dalam kejuaraan bulutangkis di Kuba dan Brasil demi melindungi atlet.

“Kondisi keamanan di Kuba yang saat ini dinilai kurang kondusif. Selain itu hingga saat ini belum ada kepastian terkait beberapa opsi penerbangan transit melalui kawasan Timur Tengah,” kata Bambang dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (7/3/2026).

“Karena itu, PBSI memilih memfokuskan program pertandingan atlet pada turnamen lain yang lebih efektif untuk mendukung persiapan dan performa mereka,” ujarnya. (dtc)

Next Post
Vidi Aldiano.

Vidi Aldiano Meninggal Dunia

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba