Odeba.id, Medan – Pekan ini, harga TBS sawit di tingkat petani Sumatra Utara (Sumut) kembali turun ke level Rp2.730/kg dari pekan lalu Rp2.780/kg. Pekan ini, harga tertinggi diterima oleh petani di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Sedangkan harga terendah-nya di Kabupaten Pakpak Bharat sebesar Rp2.175/kg.
Secara rinci, harga TBS di 15 daerah penghasil sawit di Sumut pekan ini, yakni:
1. Langkat Rp2.235/kg
2. Deli Serdang Rp2.350/kg
3. Serdang Bedagai Rp2.520/kg
4. Simalungun Rp2.320/kg
5. Batubara Rp2.185/kg
6. Asahan Rp2.200/kg
7. Labuhanbatu Utara Rp2.175/kg
8. Labuhan Batu Rp2.250/kg
9. Labuhanbatu Selatan Rp2.630/kg
10. Padanglawas Utara Rp2.135/kg
11. Padanglawas Selatan Rp2.600/kg
12. Tapanuli Selatan Rp2.235/kg
13. Tapanuli Tengah Rp2.200/kg
14. Mandailing Natal Rp2.730/kg
15. Pakpak Bharat Rp2.175/kg
“Untuk harga rata-rata TBS di daerah penghasil sawit di Sumut pekan ini berkisar Rp2.175 hingga Rp2.730/kg dari pekan lalu Rp2.150 hingga Rp2.780/kg,” kata Ketua DPW Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Sumut, Gus Dalhari Harahap, Kamis (22/8/2024).
Gus mengatakan, harga TBS pekan ini mengalami penurunan tipis dibandingkan pekan lalu karena mengikuti harga CPO yang juga mengalami fluktuasi.
“Namun untuk harga saat ini masih berada di atas level Rp2.000/kg. Namun untuk tertingginya memang masih jauh dari level Rp3.000/kg. Padahal petani berharap bisa mencapai level itu sebelum akhir tahun,” katanya.
Pergerakan harga TBS di petani belakangan masih kerap berfluktuasi. Jika dua pekan lalu sudah sempat naik dibandingkan sebelumnya, pekan ini justru kembali turun.
Dikatakan Gus, kalau melihat pergerakan harga TBS di petani Sumut, memang cenderung stagnan. “Kalaupun naik, nilainya tidak terlalu besar begitu juga saat turun. Tapi tetap berharap harganya bisa tembus Rp3.000/kg sebelum akhir tahun. Karena itu jadi level ideal saat ini jika merujuk pada kenaikan harga bahan pokok dan kebutuhan lainnya,” katanya. (ANG)






