ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Ekonomi

Perluasan Areal Tanam Padi di Sumut Ditargetkan 97.000 Hekatre

BY El Simamora
Senin, 12 Agustus 2024
in Ekonomi
Ilustrasi areal sawah.

Ilustrasi areal sawah. (Ist)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Odeba.id, Medan – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, menargetkan penambahan lahan baru untuk tanaman padi di Sumatera Utara (Sumut) berkisar 97.000 hektare. Antara lain dengan mengoptimalisasikan pemanfaatkan lahan tidur menjadi lahar produktif.

Hal ini disampaikan Wamentan Sudaryono usai melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Dandim, Danrem, Penyuluh Pertanian dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten/Kota se-Sumut, di Balai Prajurit Kodam I/BB Jalan Gatot Subroto Medan, Senin (12/8/2024).

BacaJuga

F&B ID Resmi Boyong Merek Kopi Asal Shanghai ‘M Stand’ ke Indonesia

Bukan Cuma Jobdesk, CMK Ajak Talenta Muda Pahami Cara Kerja Bisnis Secara Utuh

Pasar Global Makin Lirik Batik! Nilai Ekspor Melonjak hingga 32,5%

“Dengan mengoptimalisasikan pemanfaatkan lahan tidur menjadi lahar produktif, diharapkan target ini bisa dicapai,” ujar Wamentan Sudaryono.

Wamentan mengatakan, perubahan iklim seperti El Nino mempengaruhi pola tanam. Tidak saja di Indonesia, tetapi seluruh dunia berdampak terjadinya krisis pangan.

Menurutnya, ada tiga program utama yang penting dilaksanakan saat ini, untuk meningkatkan produksi pangan beras, yaitu optimalisasi lahan rawa (oplah), pompanisasi, dan tumpang sisip (tusip) padi gogo di antara peremajaan sawit.

“Jadi kita sudah prediksi, dapat peringatan dari BMKG, bahwa bulan-bulan ke depan akan terjadi kemarau sehingga jauh-jauh hari kita telah melakukan program pompanisasi ” jelasnya.

Disampaikan juga, untuk segera memaksimalkan produksi sawah tadah hujan melalui program pompanisasi, sehingga tidak perlu menunggu masuknya musim penghujan untuk melakukan penanaman,  agar bisa mencukupi produksi pangan yang baik dan cukup.

“Jadi, selama ada sumber air, pupuknya sudah siap, benih ada, segera ditanam. Gunakan pompa yang sudah dibagikan ke petani, sehingga produksi pangan kita lebih baik dan mencukupi,” ajaknya.

Disebutkannya, Sumut merupakan 1 dari 13 centra pangan di Indonesia, maka menjadi perhatian yang sangat serius, bagaimana program ini terlaksana dengan baik, tepat waktu dan secepatnya bisa tercapai. Untuk itu, Wamentan  juga mengajak jajaran Pemprov Sumut, agar mempercepat akselerasi produksi,  guna memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Keberhasilan ini perlu kolaborasi Kementan, Dinas Pertanian Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sumut, jajaran Kodam/Korem, Dandim dan Koramil, juga dibantu pasukan di lapangan Babinsa dan penyuluh pertanian,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut, Rajali, optimis Sumut akan menjadi lumbung pangan di wilayah Sumatera, karena program penambahan areal tanam (PAT) dan Optimasi Lahan (Oplah) menjadi program utama yang dikerjasamakan dengan TNI.

Rajali mengatakan target penambahan areal tanam di Sumut seluas 97.294 hektare dengan realisasi hingga saat ini seluas 55.342 hektare atau sebesar 56,88%. Sedangkan luas optimasi lahan yang dikerjasamakan dengan TNI seluas 30.442 hektare dan saat ini pekerjaan telah mencapai 18,28% atau seluas 5.564 hektare.

“Kita menargetkan optimalisasi lahan ini selesai 100% akhir Agustus 2024 ini dan penanaman dapat dilakukan awal September 2024. Dengan penyelesaian optimasi lahan oleh TNI, kami berharap penambahan areal tanam di Sumut bisa tercapai dan memberikan hasil yang sangat baik dalam meningkatkan produksi pertanian, khususnya komoditas padi,” harapnya.

Sebelumnya, Ketua Tani Merdeka Indonesia (TMI) Provinsi Sumut Muhammad Husni, yang mendampingi kunjungan kerja Wamentan, menyampaikan pihaknya sangat mengharapkan dukungan terus dari Kementan untuk pembangunan, utamanya di bidang pertanian di Sumut.

“Saya mengharapkan dukungan dari Wakil Menteri Pertanian dan kami yakin kalau semua komponen bangsa pejabatnya, petaninya, masyarakat nya membangun pemahaman bersama kedaulatan pangan akan dapat kita realisasikan seperti yang diharapkan Presiden terpilih Prabowo Subianto,” ujar Husni. (ANG)

Next Post
Kalender MotoGP Austria.

Jadwal MotoGP Austria 2024 Akhir Pekan Ini

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba