ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Ekonomi

Kenaikan Harga Bawang Putih Tak Wajar, KPPU akan Panggil Pelaku Usaha

BY El Simamora
Selasa, 14 Mei 2024
in Ekonomi
Ilustrasi pedagang bawang putih.

Ilustrasi pedagang bawang putih. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Odeba.id, Medan – Merujuk Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), rata-rata harga bawang putih di Provinsi Sumatra Utara (Sumut) saat ini berkisar Rp41.400/kg. Sementara harga bawang putih terendah ada di Provinsi Bali sebesar Rp37.500/kg dan tertinggi ada di Maluku Utara yang dipatok Rp67.500/kg. Di Jakarta sendiri, harga bawang putih berkisar Rp57.500/kg. Harga ini jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk bawang putih yang dikeluarkan oleh Bapanas, yakni Rp32.000/kg.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, pada saat memimpin rapat koordinasi pengendalian inflasi pada Senin (13/5/2024) mengatakan, biang kerok masalah harga bawang putih yang tak kunjung turun ini terletak pada importir yang sudah diberikan izin impor, tetapi belum melakukan realisasi sesuai target. Tito mengatakan, harga bawang putih di China cenderung stabil di level US$0,89/kg. Sehingga bukan menjadi faktor penyebab naiknya harga bawang putih.

BacaJuga

F&B ID Resmi Boyong Merek Kopi Asal Shanghai ‘M Stand’ ke Indonesia

Bukan Cuma Jobdesk, CMK Ajak Talenta Muda Pahami Cara Kerja Bisnis Secara Utuh

Pasar Global Makin Lirik Batik! Nilai Ekspor Melonjak hingga 32,5%

Kepala Kanwil I KPPU, Ridho Pamungkas, tidak menampik kenaikan harga bawang putih yang tidak wajar ini dapat dipicu oleh perilaku importir yang enggan merealisasikan izin impornya. Namun untuk memastikannya, KPPU Kanwil I akan segera memanggil importir dan distributor bawang putih yang ada di Sumut.

“Dengan asumsi harga di China di level US$0,89/kg, setelah ditambah biaya pengangkutan, bongkar muat, sortir, penyimpanan, distribusi dan margin, maka harga yang wajar di tanah air sekitar Rp28.000 hingga Rp29.000/kg. Sedangkan untuk tingkat pengecer di Sumut di kisaran Rp31.000 hingga Rp32.000/kg. Artinya saat ini memang ada persoalan harga yang tidak wajar yang menunjukkan suplai and demand tidak normal,” katanya, di Medan, Selasa (14/5/2024).

KPPU, lanjut Ridho, akan menelusuri pihak-pihak yang menikmati laba besar dalam tata niaga impor bawang putih ini. Sejauh ini, sistem impor pangan di Indonesia mayoritas masih menggunakan rezim kuota. Cara ini bertujuan untuk melindungi pelaku usaha dalam negeri yang memproduksi produk yang sama dengan barang impor. Permasalahannya, kebutuhan bawang putih nasional saat ini dipenuhi 80-90% dari impor.

“Persoalan impor bawang putih seolah menjadi persoalan klasik yang muncul hampir setiap tahun. Padahal KPPU sudah punya pengalaman terkait penanganan kartel impor bahan pangan,” tandasnya.

Ridho mengingatkan bahwa pada tahun 2014, KPPU pernah menghukum 19 importir bawang putih yang terbukti melakukan kartel dan melanggar pasal 19 huruf c UU No. 5/1999 yang berbunyi pelaku usaha dilarang melakukan satu atau beberapa kegiatan baik sendiri, maupun bersama dengan pelaku usaha lain yang dapat mengakibatkan terjadinya praktik monopoli dan atau persaingan usaha tidak sehat berupa membatasi peredaran dan atau penjualan barang dan jasa pada pasar bersangkutan. (ANG)

Next Post
BTS

BTS Dikonfirmasi Ikut Ambil Bagian di Serial Netflix Bridgerton 3

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba