Odeba.id, Medan – Setelah libur Lebaran, harga minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) lokal dan ekspor di Sumatra Utara (Sumut) anjlok ke Rp12.860,91/kg. Padahal sebelumnya sudah tembus level Rp13.000/kg, tepatnya Rp13.172,73/kg. Sementara itu, rata-rata harga kernel lokal pekan ini dipatok di level Rp7.539,33/kg dan faktor K sebesar 91,40%.
Merosotnya harga CPO lokal dan ekspor ikut mempengaruhi TBS sawit di Provinsi Sumatra Utara (Sumut). Harga penetapan TBS sawit Provinsi Sumut berdasarkan hasil rapat Kelompok Kerja Teknis Tim Rumus Harga TBS Kelapa Sawit Produksi Petani Sumut dipatok di level Rp2.965,80 dari sebelumnya Rp3.020,36/kg.
“Ini merupakan harga tertinggi untuk umur tanaman 10-20 tahun. Penetapan harga TBS didasarkan pada harga yang diperoleh dari Pusat Pemasaran Kelapa Sawit PT Perkebunan Nusantara, Gapki dan harga pasar,” kata Ketua Kelompok Kerja Teknis Tim Rumus Harga Pembelian TBS Kelapa Sawit Produksi Pekebun Sumut, Ponten M Naibaho, Rabu (17/4/2024).
Secara rinci, harga penetapan TBS sawit Provinsi Sumut periode 17-23 April 2024 untuk:
Umur 3 tahun Rp2.310/kg
Umur 4 tahun Rp2.526,25/kg
Umur 5 tahun Rp2.666,62/kg
Umur 6 tahun Rp2.741,61/kg
Umur 7 tahun Rp2.769,21/kg
Umur 8 tahun Rp2.840,31/kg
Umur 9 tahun Rp2.896,25/kg
Umur 10-20 tahun Rp2.972,65/kg
Umur 21 tahun Rp2.965,80/kg
Umur 22 tahun Rp2.924,66/kg
Umur 23 tahun Rp2.894,10/kg
Umur 24 tahun Rp2.793,01/kg
Umur 25 tahun Rp2.702,49/kg
Sementara itu, harga TBS sawit di tingkat petani Sumatra Utara (Sumut) berkisar Rp2.230 hingga Rp2.670/kg.
Menurut Ketua DPW Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Sumut, Gus Dalhari Harahap, secara rata-rata harga ini tidak jauh berbeda sebelum libur Lebaran. “Pekan ini harga tertinggi diterima petani di Kabupaten Mandailing Natal sebesar Rp2.670/kg. Sedangkan harga terendah diterima petani Kabupaten Langkat senilai Rp2.170/kg,” katanya. (ANG)






