ODEBA.id, Seoul – Agensi hiburan global asal Korea Selatan, HYBE, resmi merilis Laporan Manajemen Keberlanjutan 2025. Laporan tahunan keempat berturut-turut ini memaparkan sejumlah prioritas dan pencapaian perusahaan dalam menerapkan prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (Environmental, Social, and Governance/ESG) sepanjang tahun.
Komite Manajemen Keberlanjutan HYBE menyatakan bahwa perusahaan berkomitmen penuh untuk memajukan industri hiburan yang berkelanjutan. “Kami akan terus bekerja sama dengan para pemangku kepentingan demi memperkuat praktik ESG serta menyampaikan setiap upaya kami secara transparan dan akuntabel,” tulis Komite, melansir Allkpop.
Dalam laporan tersebut, HYBE menyoroti lima poin capaian strategis sepanjang tahun 2025.
1. Peningkatan Pengalaman Penggemar Global
HYBE melalui Weverse Company meluncurkan Weverse Spot, sebuah layanan terintegrasi yang menyatukan berbagai aktivitas penggemar di konser luar jaringan (luring) dalam satu platform. Perusahaan juga membentuk unit khusus untuk memperkuat dukungan pelanggan global. Selain itu, proyek THE CITY sukses mentransformasi kota-kota destinasi konser seperti Jakarta, Bangkok, dan Los Angeles menjadi zona imersif bermerek artis, yang turut mendongkrak pariwisata lokal.
2. Komitmen terhadap Lingkungan dan Keanekaragaman Hayati
Dari sisi lingkungan, HYBE mulai menggunakan plastik daur ulang pada tongkat lampu resmi (light stick) BTS dan mempromosikan format hibrida Weverse Albums. Di luar produk, melalui Eco Village Project, HYBE telah menanam lebih dari 462.000 pohon bakau hingga tahun 2025 untuk mendukung konservasi keanekaragaman hayati di wilayah Sundarbans, Bangladesh.
3. Perlindungan Artis dan Keamanan Digital
HYBE memperketat tindakan hukum terhadap pencemaran nama baik, pelanggaran privasi, dan eksploitasi kekerasan berbasis deepfake melalui platform terpusat HYBE Protect. Untuk melindungi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) artis, HYBE berkolaborasi dengan Amazon dan berhasil menindak lebih dari 92.000 daftar produk bajakan.
4. Tata Kelola Etis dan Kesejahteraan Karyawan
HYBE menetapkan kebijakan antikorupsi serta panduan kepatuhan terhadap Undang-Undang Suap di Korea Selatan. Perusahaan juga mengucurkan bantuan sekitar KRW 200 juta (sekitar Rp2,3 miliar) untuk penyediaan alat keselamatan bagi mitra subkontraktor. Di internal, HYBE berhasil meraih sertifikasi keselamatan kerja ISO 45001 dan menyediakan layanan kesehatan mental gratis bagi karyawan.
5. Dampak Sosial Melalui Artis
Sepanjang tahun 2025, para artis di bawah naungan HYBE aktif dalam berbagai kampanye sosial global. SEVENTEEN mengampanyekan pendidikan sebagai Duta Persahabatan Pemuda pertama untuk UNESCO. Kemudian TOMORROW X TOGETHER bermitra dengan UNICEF untuk mendukung kesehatan mental anak. ENHYPEN menggelar aksi donor darah bersama Palang Merah Korea. Lalu BOYNEXTDOOR berkolaborasi dengan Save the Children.
Selain aksi artis, enam label di bawah HYBE Music Group APAC juga secara bersama-sama menyumbangkan dana sebesar KRW 500 juta (sekitar Rp5,7 miliar) untuk membantu keluarga yang terdampak kebakaran besar di Hong Kong. (ANG)






