ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Hiburan

5 Rekomendasi Film Song Hye-kyo

BY El Simamora
Selasa, 28 Januari 2025
in Hiburan
Song Hye-kyo saat berperan sebagai Cheung Wing-sing yang merupakan istri dari Ip Man (Tony Leung) di film The Grandmaster.

Song Hye-kyo saat berperan sebagai Cheung Wing-sing yang merupakan istri dari Ip Man (Tony Leung) di film The Grandmaster. (Dok. Block 2 Pictures/Jet Tone Production/Sil-Metropole Organisation via IMDb)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

ODEBA.id, Jakarta – Song Hye-kyo sudah dikenal luas dengan kemampuan aktingnya, baik dalam drama Korea maupun di layar lebar. Berbagai filmnya juga masuk dalam daftar rekomendasi.

Song Hye-kyo pertama kali bermain film pada 2005 melalui My Girl and I, setelah berakting pertama kali pada 1995. Sejak saat itu, sejumlah film ia bintangi, baik dalam proyek Korea maupun luar negeri.

BacaJuga

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Drama Thriller ‘The Perfect Lie’ Tayang 30 Oktober, Intip Teaser Terbarunya

KGMA 2026 Music Day: Dari Liz IVE, ATEEZ, hingga RIIZE Siapkan Aksi Spesial

Namun Song Hye-kyo bukan tipikal yang sembarangan memilih film. Banyak proyek filmnya terbukti mendapatkan pujian atau pun nominasi penghargaan.

Setelah jeda 10 tahun, Song Hye-kyo pun kembali ke layar lebar lewat Dark Nuns. Ini menjadi film horor pertama Song Hye-kyo, sekaligus memberikan tantangan tak biasa baginya: seorang suster Katolik yang harus melakukan eksorsisme.

Dikutip dari CNN, berikut 5 rekomendasi film Song Hye-kyo:

The Grandmaster (2013)

The Grandmaster merupakan martial arts drama yang ditulis dan digarap oleh Wong Kar-wai. Dalam film asal China rilisan 2013 ini, Song Hye-kyo berperan sebagai Cheung Wing-sing yang merupakan istri dari Ip Man (Tony Leung).

Film ini menjadi film Song Hye-kyo yang paling ‘berprestasi’. Film ini dipilih Hong Kong menjadi perwakilan untuk Best Foreign Language Film Oscar 2014 dan sukses masuk daftar pendek.

Selain itu, film ini juga mendapatkan nominasi Oscar 2024 untuk kategori Best Cinematography dan Best Costume Design. The Grandmaster juga mendapatkan perhatian dari kritikus dan pengamat perfilman di Hollywood.

The Grandmaster mengisahkan momen saat kejatuhan dinasti terakhir Kerajaan Tiongkok. Kala itu, berbagai kekacauan, perpecahan, perang, sekaligus era keemasan seni bela diri Tiongkok.

My Brilliant Life (2014)

My Brilliant Life merupakan film Korea Selatan rilisan 2014 yang dibintangi Song Hye-kyo dan Gang Dong-woon. Film ini digarap oleh E J-yong yang juga ikut menulis bersama Choi Min-seok dan Oh Hyo-jin berdasarkan novel My Palpitating Life (2011) karya Kim Ae-ran.

My Brilliant Life memenangkan Third Place Audience Award dalam the 17th Udine Far East Film Festival pada 2015. Dalam film ini, Song Hye-kyo berperan sebagai Choi Mi-ra yang menjadi istri dari Dae-soo (Gang Dong-won).

Dae-soo dan Mi-ra dikaruniai Ah-reum saat mereka berusia 17 tahun. Ah-reum kemudian didiagnosis menderita penyakit genetik langka progeria. Seiring Ah-reum menua, ia menjadi gemar menulis bagaimana kedua orang tuanya jatuh cinta semasa muda.

The Crossing (2014 dan 2015)

The Crossing menjadi film China berikutnya yang dibintangi Song Hye-kyo. Film ini terbagi menjadi dua babak, yang pertama rilis pada 2014 dan yang kedua dirilis pada 2015.
Kedua film yang digarap oleh John Woo dan naskah yang ditulis Hui-Ling Wang ini juga terdiri dari dua genre yang berbeda, yakni drama romantis sejarah untuk bagian pertama dan kebencanaan untuk bagian kedua.

Dalam film ini, Song Hye-kyo berperan sebagai Zhou Yunfen, seorang perempuan kaya raya dan memiliki ketertarikan dengan Jenderal Lei.

Film ini berlatar pada akhir Perang Dunia II dan pada masa pertengahan Revolusi Tiongkok, tiga pasangan dari latar belakang dan kebangsaan yang berbeda kedapatan kabur dari Tiongkok ke Pulau Formosa.

A Reason to Live (2011)

A Reason to Live tayang perdana di Busan International Film Festival 2011. Film ini mengisahkan Song Hye-kyo sebagai seorang sutradara dokumenter bernama Da-hae.

Saat ulang tahun, Da-hae justru kehilangan tunangannya karena kecelakaan tabrak lari. Namun, ia mencoba memaafkan pelaku yang merupakan anak laki-laki berusia 15 tahun berdasarkan keyakinannya sebagai seorang Katolik.

Hwang Jin Yi (2007)

Hwang Jin Yi merupakan salah satu film pertama Song Hye-kyo. Film ini dibuat oleh Chang Yoon-hyun berdasarkan novel pemenang penghargaan sastra, Hwangjini (2002) karya Hong Seuk-jung.

Dalam film ini, Song Hye-kyo berperan sebagai Hwang Jin Yi yang merupakan pelacur paling terkenal (gisaeng) dalam sejarah Korea.

Film ini mengisahkan meski terlahir sebagai putri keluarga bangsawan, Jin-yi menemukan rahasia di balik kelahirannya dan menjalani kehidupan di rumah bordil sebagai gisaeng. (ANG)

Next Post
Ilustrasi sepak bola.

Madrid Kokoh di Puncak LaLiga, 4 Poin di Atas Atletico

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba