ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Medan

4.000 Peserta Mudik Bareng Pemko Medan Diberangkatkan

BY El Simamora
Selasa, 17 Maret 2026
in Medan
Suasana Terminal Amplas saat Pemko Medan secara resmi melepas ribuan warga dalam program "Mudik Bareng Pemko Medan 2026".

Suasana Terminal Amplas saat Pemko Medan secara resmi melepas ribuan warga dalam program "Mudik Bareng Pemko Medan 2026". (Dok. Diskominfo Medan)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

ODEBA.id, Medan – Suasana Terminal Amplas tampak meriah dan penuh haru saat Pemko Medan secara resmi melepas ribuan warga dalam program “Mudik Bareng Pemko Medan 2026”. Program yang telah memasuki tahun kelima ini menjadi solusi nyata bagi warga Medan yang ingin pulang kampung dengan aman dan nyaman tanpa biaya.

Pelepasan mudik bareng Pemko Medan 2026 ini dilakukan langsung Wali Kota Medan, Rico Waas didampingi Wakil Wali Kota Medan, H Zakiyuddin Harahap di Terminal Amplas, Senin (16/3/2026).

BacaJuga

Pekan Budaya Medan 2026 Ajak Generasi Muda Jaga Kesenian Lokal

Usung Konsep Nusantara, Oedoek Seroe Ramaikan Kuliner Kota Medan

Mengaspal di Medan, MG ZS Hybrid+ Dijual Mulai Rp315 Juta

Tahun ini, Pemko Medan memfasilitasi dan memberangkatkan total 4.000 pemudik dengan mengerahkan 123 armada bus. Pada hari pertama pemberangkatan, sebanyak 65 bus diberangkatkan membawa 2.100 penumpang, sementara sisanya 1.900 pemudik akan diberangkatkan menggunakan 58 bus pada hari berikutnya menuju 12 kota tujuan di Sumatera Utara, mulai dari Sibolga hingga Panyabungan.

Rico Waas mengatakan, program Mudik Bareng Pemko Medan merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap tingginya minat masyarakat untuk pulang ke kampung halaman saat Lebaran. Menurutnya, tradisi mudik telah menjadi bagian penting dari budaya masyarakat Indonesia. Setiap tahun, jutaan orang pulang ke kampung halaman untuk bersilaturahmi dengan keluarga, orang tua, serta sanak saudara.

“Tradisi mudik ini adalah tradisi yang selalu dilakukan masyarakat Indonesia. Setiap tahun orang pulang ke kampung halaman untuk menjenguk keluarga dan sanak saudara. Itu menjadi hal yang penting bagi masyarakat kita,” kata Rico Waas.

Menurutnya, momen berkumpul bersama keluarga menjadi salah satu hal yang membuat perayaan Idulfitri terasa lebih lengkap dan bermakna.

“Karena pertemuan dengan keluarga itu yang menjadikan Lebaran terasa lengkap. Kalau Lebaran sendiri-sendiri sebenarnya bisa saja, tapi rasanya tidak lengkap. Lengkap itu kalau bisa bertemu keluarga, saling bermaaf-maafan, bertemu orang tua jika masih ada, dan menghabiskan waktu bersama di kampung halaman,” jelas Rico Waas.

Melihat besarnya antusiasme masyarakat untuk mudik setiap tahun, Pemko Medan kembali melaksanakan program Mudik Bareng yang memberikan fasilitas transportasi gratis bagi warga. Di tahun ini 4.000 pemudik di berangkatkan, semoga tahun depan dapat kita tambah koutanya.

“Diakui jumlah tersebut masih belum sepenuhnya mampu mengakomodasi seluruh masyarakat yang ingin mengikuti program mudik gratis tersebut. Karena itu, Pemko Medan berencana menambah kuota pada tahun-tahun mendatang,” kata Rico Waas.

Dalam kesempatan tersebut, Rico Waas juga menitipkan pesan khusus kepada para pengemudi bus yang membawa para pemudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Dirinya mengingatkan bahwa jarak tempuh perjalanan menuju kampung halaman cukup panjang sehingga kondisi kesehatan dan kewaspadaan para pengemudi menjadi hal yang sangat penting.

“Kami titip kepada para pengemudi bus untuk selalu berhati-hati. Jarak tempuhnya tidak pendek, perjalanan cukup panjang. Kondisi kesehatan pengemudi harus benar-benar dipastikan dalam keadaan baik,” ucap Rico Waas.

Menurut Rico Waas, keselamatan para pemudik sangat bergantung pada para pengemudi yang membawa kendaraan selama perjalanan. “Yang paling penting pengemudi bus harus sehat dan fokus, karena keselamatan para penumpang kuncinya ada di para pengemudi,” tegasnya.

Selanjutnya Rico Waas mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung program Mudik Bareng Pemko Medan. Program ini terlaksana atas kerja sama solid antara Pemerintah Kota Medan, Dinas Perhubungan, Organda, Jasa Raharja, serta unsur TNI dan Polri untuk memastikan keamanan di jalur mudik.

Ia pun menyampaikan ucapan selamat merayakan Idul Fitri 1447 H kepada seluruh warga. “Selamat bertemu sanak keluarga di kampung halaman. Semoga niat baik ini membawa masyarakat sampai ke tujuan dengan selamat dan penuh kebahagiaan,” ucap Rico Waas.

Sebelumnya Plt Kadis Perhubungan, Suriono menjelaskan Mudik Bareng Pemko Medan memfasilitasi 12 kota tujuan, di antaranya Pakpak Bharat, Sidikalang, Sibolga, Sipirok, Kota Pinang, Padangsidimpuan, Tarutung, Panyabungan, Natal, Rantau Prapat, Sibuhuan, dan Gunung Tua.

Secara nasional, skema ataupun pelaksanaan mudik ini mengambil tema ‘Mudik Aman, Keluarga Senang’. Artinya bagaimana kita bisa melaksanakan kegiatan mudik dengan berkeselamatan sehingga masyarakat yang melaksanakan mudik ini bisa sampai ke tujuan dengan selamat.

“Kita sudah melakukan beberapa langkah-langkah yaitu bagaimana kita melakukan ramp check terhadap armada maupun driver yang digunakan untuk kegiatan mudik ini. Jadi insyaallah seluruh armada maupun driver yang nantinya akan menjalankan tugas untuk mengakomodir masyarakat Kota Medan untuk melakukan mudik gratis ini secara teknis maupun secara keselamatan maupun secara kesehatan terhadap pengemudi ini sudah memenuhi persyaratan yang kita tentukan,” jelasnya. (ANG)

Next Post
Ilustrasi.

Langgar Norma Kesusilaan, BPOM Cabut Izin Edar 8 Kosmetik Kewanitaan

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba