ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Internasional

Dalam 24 Jam, 1.100 Migran Diselamatkan di Lepas Pantai Italia

BY El Simamora
Minggu, 7 April 2024
in Internasional
Pemandangan pesisir Pulau Lampedusa paling selatan di Italia.

Pemandangan pesisir Pulau Lampedusa paling selatan di Italia. (ANTARA/Xinhua/He Fei)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Odeba.id, Roma – Lebih dari 1.100 migran dan pengungsi termasuk 121 anak-anak tanpa pendamping diselamatkan di lepas pantai selatan Italia dalam waktu 24 jam, seperti dilaporkan media setempat Sabtu (6/4/2024).

Sebanyak 145 orang diselamatkan pada malam hari saat berlayar dengan tiga kapal yang berangkat dari pelabuhan Zuara dan Tajoura di Libya, menurut stasiun televisi pemerintah RAI News 24. Sedangkan 797 migran lainnya diselamatkan dalam operasi sebelumnya di Laut Mediterania bagian selatan.

BacaJuga

Resmi! Jepang Naikkan Biaya Izin Tinggal WNA Mulai Hari Ini

Dua Penembakan di Afrika Selatan Menewaskan 27 Orang

Kapasitas Listrik PV China Tembus 1,28 Miliar kW, Geser Batu Bara

Sebagian besar dari mereka merupakan orang-orang Bengali, Mesir, serta warga negara Suriah dan Palestina, menurut kantor berita Ansa.

Dalam 24 jam terakhir, puluhan migran lainnya juga tiba di berbagai pelabuhan di Sisilia, termasuk di Pantelleria, Marettimo, dan Mazara del Vallo.

Kondisi laut dan cuaca yang membaik diyakini telah memicu lonjakan kedatangan melalui jalur maritim di Italia selatan dalam beberapa hari terakhir

Perahu-perahu migran terbaru itu seluruhnya berangkat dari pelabuhan Libya atau Tunisia dan menyeberangi perairan berbahaya di Laut Mediterania bagian selatan, menurut laporan media setempat.

Hingga 4 April, sebanyak 12.991 orang telah tiba di Italia melalui jalur laut, atau turun dari sebanyak 28.342 orang pada periode yang sama tahun lalu, kata Kementerian Dalam Negeri Italia.

Sementara itu menurut badan pengungsi PBB UNHCR, Italia mencatat 157.661 pendatang melalui jalur laut pada 2023. (Antara)

Next Post
Ciputra

Mengenal Ciputra, Raja Properti Indonesia

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba