ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Internasional

China Rilis Daftar Negatif di Perdagangan Jasa Lintas Perbatasan

BY El Simamora
Minggu, 24 Maret 2024
in Internasional
Penumpang sedang memilih produk bebas bea di Bandara Internasional Phoenix di Sanya, Provinsi Hainan, China selatan.

Penumpang sedang memilih produk bebas bea di Bandara Internasional Phoenix di Sanya, Provinsi Hainan, China selatan. (Xinhua/Yang Guanyu)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Odeba.id, Beijing – China meluncurkan daftar negatif untuk perdagangan jasa lintas perbatasan versi nasional dan zona perdagangan bebas (free trade zone/FTZ) percontohan guna meningkatkan keterbukaan, demikian diumumkan Kementerian Perdagangan (Kemendag) China pada, Jumat (22/3/2024).

Ini kali pertama China merumuskan daftar negatif untuk perdagangan jasa lintas perbatasan di level nasional, menurut Kemendag China. Daftar tingkat nasional terdiri dari 71 produk.

BacaJuga

Resmi! Jepang Naikkan Biaya Izin Tinggal WNA Mulai Hari Ini

Dua Penembakan di Afrika Selatan Menewaskan 27 Orang

Kapasitas Listrik PV China Tembus 1,28 Miliar kW, Geser Batu Bara

Daftar negatif untuk perdagangan jasa lintas perbatasan versi FTZ percontohan berisi total 68 produk, dan mencakup bidang-bidang termasuk kualifikasi pekerjaan orang perseorangan, jasa profesional, keuangan dan budaya, kata pihak kementerian.

Langkah tersebut menjadi langkah penting China untuk menyelaraskan diri dengan peraturan ekonomi dan perdagangan internasional yang berstandar tinggi serta mendorong keterbukaan institusional.

Sebelumnya, China telah merilis daftar negatif untuk perdagangan jasa pertamanya di Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan pada Juli 2021, yang menetapkan bahwa penyedia jasa domestik dan luar negeri harus menikmati akses yang sama di sektor-sektor yang tidak termasuk dalam daftar ini, kata Juru Bicara Kemendag China He Yadong dalam konferensi pers pada November lalu.

Daftar negatif versi nasional menyusun dan merangkum berbagai langkah untuk memasuki pasar di berbagai sektor, dengan menekankan bahwa jasa dan pihak penyedianya di sektor-sektor yang tidak termasuk dalam daftar tersebut akan diperlakukan secara setara, baik di dalam maupun di luar negeri, menurut kementerian tersebut.

Daftar tersebut diharapkan dapat secara efektif meningkatkan transparansi dan prediktabilitas dalam pengelolaan perdagangan jasa lintas perbatasan negara itu.

Daftar negatif versi FTZ percontohan menetapkan langkah-langkah untuk meringankan pembatasan kualifikasi vokasional.

Daftar negatif ini mengizinkan warga asing untuk mengikuti ujian untuk menjadi tenaga perencana perkotaan dan pedesaan yang terdaftar, tenaga penilai real estat, juru lelang, insinyur pengawasan, dokter hewan, serta insinyur survei dan desain.

Di sektor keuangan, daftar negatif versi FTZ percontohan menerangkan bahwa langkah-langkah keterbukaan yang diterapkan di Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan akan direplikasi di seluruh FTZ percontohan.

Zona-zona ini akan, misalnya, memungkinkan individu asing yang memenuhi syarat untuk membuka rekening sekuritas dan berjangka.

Daftar negatif versi FTZ percontohan mengizinkan orang asing dan perusahaan yang didirikan di luar negeri untuk berpartisipasi dalam proses perizinan bea cukai.

Hal ini juga mengurangi persyaratan minimum untuk proporsi staf China yang bekerja di serial televisi yang diproduksi bersama oleh perusahaan China dan asing.

Kementerian tersebut menekankan bahwa mereka mengharapkan pemberlakuan dua daftar negatif ini akan meningkatkan keselarasan China dengan peraturan perdagangan internasional berstandar tinggi, sehingga mempercepat kemajuan negara dalam mereformasi mekanisme manajemen perdagangan jasa lintas perbatasan.

Pemberlakuan daftar ini juga akan memajukan keterbukaan tingkat tinggi negara itu, memberikan peluang baru bagi kerja sama global, sebut Kemendag China. (Antara)

Next Post
Presiden Lapor SPT Tahunan

Presiden Jokowi Lapor SPT Tahunan

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba