ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Olahraga

Bus Persib U-18 Diserang di Rest Area Batang, PSSI Minta Polisi Usut Tuntas

BY El Simamora
Senin, 12 Oktober 2026
in Olahraga
Logo PSSI.

Logo PSSI. (Ist)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

ODEBA.id, Jakarta – PSSI menyayangkan, menyesalkan, dan prihatin atas terjadinya dugaan penyerangan terhadap tim Persib Bandung U-18 yang baru saja mengikuti turnamen Elite Pro Academy (EPA) di Surakarta.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (11/10/2026), dalam rangkaian perjalanan rombongan Persib U18 setelah mengikuti pertandingan di Lapangan Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta. Rombongan dilaporkan mengalami penyerangan di Rest Area Batang KM 360, Jawa Tengah.

BacaJuga

Indonesia Naik ke Peringkat 116 Ranking FIFA, Geser Kazakhstan

Komdis PSSI Hukum Persiraja Banda Aceh dan Panpel, Pelatih Garuda U-18 Diskors

Bezzecchi Juara di Mandalika, Martin Rebut Posisi Puncak

Insiden itu dilaporkan mengakibatkan seorang personel media Persib mengalami kekerasan fisik. Selain itu, bus rombongan EPA Persib mengalami kerusakan, sementara sejumlah koper milik ofisial dan pemain Persib U18 diduga dijarah.

Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, menegaskan bahwa keselamatan seluruh insan sepak bola harus menjadi prioritas utama, termasuk para pemain, ofisial, pekerja media, perangkat pertandingan, serta suporter tim nasional maupun klub.

“Keselamatan seluruh insan sepak bola, termasuk tim usia muda harus menjadi prioritas. PSSI sangat prihatin dan ini sesuatu hal yang sulit masuk di nalar akal sehat karena kejadian ini pertama menimpa anak-anak pemain muda, yaitu Elite Pro Akademi Persib Bandung,” kata Yunus Nusi, dalam keterangannya, Senin (12/10/2026).

“Anak-anak ini tidak tahu apa-apa tentang rivalitas. Mereka murni bermain bola dengan semangat untuk kepentingan pribadi, kepentingan klub, dan kepentingan sepak bola nasional yang seharusnya dihargai oleh siapa pun, walaupun itu suporter lawan,” lanjutnya.

“Kami sangat menyayangkan. Ini sudah tidak masuk akal, apa yang dilakukan oleh mereka-mereka ini dengan begitu ganasnya melakukan tindakan kriminal. PSSI akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengungkap, mencari, menangkap, serta memberikan sanksi yang seberat-beratnya,” ujar Yunus Nusi.

Ia menambahkan, sepak bola harus menjadi ruang yang aman bagi semua pihak. Setiap orang yang datang untuk menyaksikan pertandingan maupun terlibat dalam kegiatan sepak bola harus dapat menjalankan aktivitasnya dan kembali ke rumah dengan selamat.

“Kalau seperti ini ulah-ulah suporter, tidak akan ada damai di sepak bola kita. Bayangkan saja, anak-anak Elite Pro Akademi yang masih usia dini dibuat seperti ini oleh suporter. Kami sangat menyayangkan. Sampai kapan ini akan berakhir kalau kita tidak saling sadar? Untuk apa kita melakukan hal-hal seperti itu?” jelas Yunus Nusi.

PSSI meminta I.League dan klub terkait untuk mengambil tindakan tegas atas kejadian tersebut. PSSI juga mendorong agar pihak kepolisian segera melakukan pengusutan secara menyeluruh guna mengungkap kronologi, mengidentifikasi pelaku, serta memproses dugaan tindak pidana sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Kita juga berharap bahwa, ya, harus diakui rivalitas itu hanya 45 kali 2, itu pun cukup hanya ada di pemain. Suporter, ya, menang bersyukur, kalah harus diterima, dan tidak ada rivalitas yang ekstrem seperti ini. Kami sangat menyayangkan hal ini terjadi. Sekali lagi kami mohon kepada pihak kepolisian untuk memberikan hukuman yang berat, menangkap mereka-mereka ini, dan memberikan hukuman yang seberat-beratnya,” tegas Yunus Nusi. (ANG)

Next Post
Layar 6,7 inci Dynamic AMOLED 2X dengan refresh rate 120Hz pada Samsung Galaxy S26 FE.

Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy S26 FE di Indonesia

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Timnas Indonesia.

Indonesia Naik ke Peringkat 116 Ranking FIFA, Geser Kazakhstan

Selasa, 13 Oktober 2026
Komite Disiplin PSSI.

Komdis PSSI Hukum Persiraja Banda Aceh dan Panpel, Pelatih Garuda U-18 Diskors

Selasa, 13 Oktober 2026
Pramono Anung pada Kongres I AFEBSI di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta.

Adopsi LPDP, Pemprov DKI Siapkan Beasiswa Luar Negeri Bagi 75 Mahasiswa di 2027

Selasa, 13 Oktober 2026
Jakarta.

Pemprov DKI Jakarta Usulkan RAPBD 2027 Rp82,89 Triliun ke DPRD

Selasa, 13 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba