ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Olahraga

PSSI Gandeng ILO Ikut Upaya Global Tolak Pekerja Anak

BY El Simamora
Jumat, 12 Juni 2026
in Olahraga
Banner kampanye global Red Card to Child Labour.

Banner kampanye global Red Card to Child Labour. (Dok. PSSI)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

ODEBA.id, Jakarta – PSSI melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) resmi menggandeng International Labour Organization (ILO) kantor Indonesia dan Timor Leste untuk menggaungkan kampanye global Red Card to Child Labour. Kampanye ini dilakukan di sela-sela pertandingan Garuda Championship Series 2026 antara Indonesia versus Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (9/6) yang notabene disaksikan hampir 30.000 penonton yang hadir.

Aksi solidaritas ini sekaligus menyambut Hari Dunia Menentang Pekerja Anak yang diperingati setiap 12 Juni. Suasana SUGBK kian semarak saat pesan-pesan edukasi ditayangkan di layar besar di dalam stadion, disusul pembacaan manifesto oleh announcer, hingga aksi maskot Timnas Indonesia yakni Shakti yang berkeliling lapangan sembari membentangkan spanduk bertuliskan “Red Card to Child Labour”.

BacaJuga

Catat Waktunya! Ini Jadwal Lengkap GP Mandalika

Resmi Berubah! Ini Format Baru Akhir Pekan MotoGP 2027

VR46 Racing Team Pakai Livery Garuda di GP Mandalika

Melansir laman PSSI, gerakan global ini pertama kali diinisiasi ILO pada tahun 2002 dengan mengadopsi simbol kartu merah dalam sepak bola sebagai lambang pengusiran terhadap eksploitasi anak. Setahun berselang, kemitraan strategis dengan FIFA berhasil memobilisasi komunitas sepak bola di seluruh dunia. Setelah lebih dari dua dekade berjalan di level internasional, momentum bersejarah akhirnya tercipta di tanah air tahun ini.

Kolaborasi PSSI dan ILO di laga timnas membidik peningkatan kesadaran publik guna menekan angka pekerja anak yang masih marak di sektor pertanian, perikanan, serta sektor informal, demi mengembalikan hak anak untuk belajar dan bermain.

Lewat langkah konkret ini, PSSI mengukuhkan posisinya sebagai asosiasi/federasi sepak bola kelima di dunia yang secara resmi terlibat dalam gerakan Red Card to Child Labour. Kampanye yang berakar dari Jenewa, Swiss pada 2003 silam ini sebelumnya telah diadopsi oleh FIFA, Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF, 2003), Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC, 2004), dan Federasi Sepak Bola China (CFA, 2004).

“Keikutsertaan kami dalam kampanye Red Card to Child Labour merupakan bentuk komitmen nyata PSSI dalam mendukung percepatan penghapusan pekerja anak. Kami berharap gerakan dari lapangan hijau ini mampu memberikan kontribusi besar bagi masa depan anak-anak di Indonesia dan dunia,” kata Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, Jumat (12/6/2026).

Tidak bisa dimungkiri, sepak bola kini telah bergeser dari sekadar olahraga menjadi bahasa universal yang menyatukan masyarakat, tak terkecuali di Indonesia. Memanfaatkan fanatisme dan ekosistem sepak bola dinilai menjadi strategi krusial untuk mengedukasi publik sekaligus mencegah anak-anak terjebak dalam kerasnya dunia kerja di usia dini.

“Sama seperti kartu merah yang mengakhiri pelanggaran di lapangan hijau, kita harus menghentikan praktik pekerja anak di kehidupan nyata. Setiap anak berhak untuk bermain, belajar, tumbuh, dan bebas dari segala bentuk eksploitasi,” jelas Direktur ILO untuk Indonesia dan Timor Leste, Simrin Singh. (ANG)

Next Post
Timnas Indonesia naik ke peringkat 118 FIFA.

Geser 4 Negara, Timnas Indonesia Naik ke Rangking 118 FIFA

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba