ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Medan

Dialog Bersama Kojira, Zakiyuddin Paparkan Program PKH, UHC hingga Perlindungan Ojol

BY El Simamora
Minggu, 19 April 2026
in Medan
Wakil Wali Kota Medan, H Zakiyuddin Harahap.

Wakil Wali Kota Medan, H Zakiyuddin Harahap. (Dok. Diskominfo Medan)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

ODEBA.id, Medan – Wakil Wali Kota Medan, H Zakiyuddin Harahap, memaparkan berbagai program unggulan Pemerintah Kota Medan saat berdialog dengan Komando Ojol Indonesia Raya (Kojira) di Aula Kantor DPD Partai Gerindra Sumatera Utara, Sabtu (18/4/2026). Pertemuan berlangsung hangat dan interaktif, dengan fokus pada perlindungan sosial dan layanan kesehatan bagi pekerja sektor informal, khususnya pengemudi ojek online.

Dalam pertemuan yang dihadiri Pembina Kojira Meriyawaty Amelia Prasetio atau yang kenal Bunda Yin, Ketua Umum DPP Kojira, Rudi Zulham Hasibuan dan pengurus Kojira Dewi Budiarti, Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin menegaskan bahwa kehadiran Kojira menjadi wadah strategis untuk menampung aspirasi para ojol sekaligus memudahkan koordinasi dengan pemerintah.

BacaJuga

Pekan Budaya Medan 2026 Ajak Generasi Muda Jaga Kesenian Lokal

Usung Konsep Nusantara, Oedoek Seroe Ramaikan Kuliner Kota Medan

Mengaspal di Medan, MG ZS Hybrid+ Dijual Mulai Rp315 Juta

“Dengan adanya organisasi ini, kami di Pemko Medan lebih mudah menerima masukan dan mencari solusi bersama,” kata Zakiyuddin Harahap.

Disampaikan Zakiyuddin bahwa Pemko Medan telah menjalankan program bantuan sosial melalui skema Program Keluarga Harapan (PKH) daerah. Program ini menyasar warga lanjut usia di atas 60 tahun dan penyandang disabilitas yang belum terdaftar sebagai penerima bantuan dari pemerintah pusat.

Zakiyuddin menjelaskan, penerima manfaat akan mendapatkan bantuan sebesar Rp200 ribu per bulan atau Rp2,4 juta per tahun. Proses pendaftaran pun cukup sederhana, yakni dengan menyerahkan Kartu Keluarga kepada kepala lingkungan atau kelurahan untuk didata.

“Kalau belum tercover PKH pusat, Pemko Medan hadir untuk membantu. Tapi masyarakat juga harus aktif mendaftar,” ujar Zakiyuddin.

Selain bantuan sosial, Zakiyuddin juga memastikan layanan kesehatan melalui program Universal Health Coverage (UHC) di Kota Medan telah berjalan optimal. Warga ber-KTP Medan, kata dia, bisa langsung mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa harus terkendala biaya.

Menurut Zakiyuddin Kota Medan menjadi salah satu daerah pelopor pelaksanaan UHC di Sumatera Utara. Namun, dirinya mengakui masih ada tantangan berupa keterbatasan kapasitas rumah sakit.

“Memang sering penuh karena bukan hanya warga Medan, tapi hampir seluruh Sumatera Utara berobat ke sini. Tapi prinsipnya, UHC tetap berjalan dan bisa diakses cukup dengan KTP,” jelas Zakiyuddin Harahap.

Dalam upaya memberikan perlindungan kerja, Pemko Medan juga mendorong para pengemudi ojol untuk terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Zakiyuddin menyebut, pendaftaran dapat difasilitasi melalui kepala lingkungan setempat. Artinya program ini penting agar para pekerja memiliki jaminan jika terjadi risiko saat bekerja, termasuk kecelakaan.

“Sudah ada yang ditanggung sampai ratusan juta rupiah. Ini bentuk kehadiran pemerintah untuk memastikan pekerja informal juga terlindungi,” katanya.

Pada pertemuan yang diisi dengan dialog dan tanya jawab tersebut, Zakiyuddin menjawab keresahan para ojol terkait kasus kecelakaan dan tindak kriminal seperti begal yang tidak ditanggung BPJS, Pemko Medan telah menyiapkan solusi melalui anggaran khusus di RSUD Dr. Pirngadi.

Ia mengungkapkan, pemerintah mengalokasikan dana sekitar Rp3 miliar untuk membantu pembiayaan pengobatan korban kecelakaan, begal, maupun insiden lain yang tidak masuk dalam skema BPJS. “Kalau tidak ditanggung BPJS, bisa ditangani di Pirngadi. Ini khusus untuk warga ber-KTP Medan sebagai bentuk perlindungan dari Pemko,” sebut Zakiyuddin.

Selanjutnya untuk pelatihan, Zakiyuddin mengungkapkan Pemko Medan bekerjasama dengan Balai Pelatihan Kementerian Ketenagakerjaan memiliki program untuk pelatihan. Namun belum banyak masyarakat yang mengikuti program tersebut. Jadi melalui pertemuan ini Zakiyuddin mendorong agar masyarakat yang tergabung dalam Kojira dapat memanfaatkan program tersebut baik untuk dirinya maupun keluarga.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan sinergi antara pemerintah dan komunitas ojol di Kota Medan. Zaki juga mengingatkan pentingnya masyarakat aktif mencari informasi terkait program pemerintah, baik melalui kelurahan maupun media sosial resmi dinas terkait.

Dengan berbagai program yang dipaparkan, Pemko Medan menegaskan komitmennya dalam menghadirkan perlindungan sosial yang inklusif, terutama bagi pekerja lapangan yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi kota. (ANG)

Next Post
Pembuatan Tenun Ikat Troso.

Ini 7 Oleh-Oleh Khas Jepara

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba