ODEBA.id
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom
No Result
View All Result
ODEBA.id
Beranda Nasional

Tekan Risiko Cuaca Ekstrem di Mudik Lebaran, BMKG dan BPBD Jatim Gelar OMC

BY El Simamora
Jumat, 20 Maret 2026
in Nasional
Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). (Dok. BMKG)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

ODEBA.id, Surabaya – Berdasarkan press release Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda terkait kewaspadaan cuaca ekstrem periode 11-20 Maret 2026, wilayah Jawa Timur diprakirakan mengalami peningkatan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Kondisi ini dipengaruhi oleh dinamika atmosfer seperti Madden-Julian Oscillation (MJO), gelombang Kelvin, serta kondisi atmosfer yang labil sehingga mendukung pertumbuhan awan konvektif.

Potensi cuaca ekstrem tersebut berisiko menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan gangguan aktivitas masyarakat, termasuk pada periode arus mudik Lebaran 2026. Karena itu, diperlukan langkah mitigasi aktif untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan.

BacaJuga

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sebagai respons terhadap kondisi tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) guna mengamankan arus mudik dari ancaman cuaca ekstrem. Operasi yang berpusat di Posko Lanudal Juanda ini berlangsung 16-25 Maret 2026 dengan fokus mengendalikan intensitas curah hujan di wilayah rawan bencana.

Supervisi BMKG, Alif Kurniawan, menjelaskan, hingga kemarin, tim gabungan telah melakukan 7 sorti penerbangan dengan total durasi 14 jam 1 menit selama tiga hari pertama pelaksanaan (16-18 Maret). Dalam operasi tersebut, sebanyak 6.800 kg bahan semai digunakan, terdiri dari 1.000 kg NaCl dan 5.800 kg CaO yang disemaikan ke awan potensial di langit Jawa Timur.

“Langkah aktif ini terbukti efektif menurunkan rata-rata curah hujan hingga 40 persen dibandingkan kondisi normal tanpa intervensi,” ujar Alif, Jumat (20/3/2026).

Evaluasi sementara juga menunjukkan hasil signifikan, di mana kejadian hujan lebat menurun hingga sekitar 70%, sementara hujan sangat lebat berkurang sekitar 25%. Distribusi hujan kini lebih terkendali dan bergeser menjadi kategori ringan sehingga mengurangi risiko gangguan pada jalur mudik.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, yang meninjau langsung kesiapan personel dan armada di Posko OMC Lanudal Juanda, mengapresiasi keberhasilan tim dalam menerapkan teknologi modifikasi cuaca sebagai langkah mitigasi. Ia menilai hasil yang dicapai menjadi bukti nyata efektivitas intervensi berbasis sains dalam melindungi masyarakat.

Kepala Stasiun Meteorologi Juanda, Taufiq Hermawan, menambahkan bahwa strategi penyemaian dilakukan berdasarkan analisis radar cuaca real-time WOFI. Bahan CaO digunakan untuk menekan pertumbuhan awan di daratan, sedangkan NaCl disemaikan pada awan di wilayah laut agar hujan turun lebih awal sebelum mencapai daratan.

Berdasarkan prediksi curah hujan harian BMKG, potensi cuaca di Jawa Timur masih akan berlangsung hingga 23 Maret 2026. Pada periode 19-20 Maret, sebagian wilayah Jawa Timur berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga lebat. Sementara itu, pada periode 21-23 Maret, kondisi cuaca didominasi hujan ringan hingga sedang, namun masih terdapat potensi hujan lebat di sebagian kecil wilayah. Kondisi ini menunjukkan bahwa risiko cuaca ekstrem masih perlu diwaspadai selama periode tersebut, terutama di wilayah rawan bencana hidrometeorologi.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama BMKG terus mengimbau masyarakat, khususnya para pemudik, untuk tetap waspada dan aktif memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi. Sinergi antara pemerintah dan kesiapsiagaan masyarakat diharapkan mampu menjamin keamanan serta kenyamanan selama perayaan Idulfitri 1447 H. (ANG)

Next Post
Kantor Imigrasi.

Imigrasi Soekarno Hatta Kembali Masuk 10 Besar Layanan Terbaik Versi Skytrax

ArtikelPopuler

  • Nathan Tjoe-A-On

    Profil dan Perjalanan Karir Pemain Keturunan Indonesia Nathan Tjoe-A-On

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SAG-AFTRA Ratifikasi Kontrak Lindungi Hak Pengisi Suara AI

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Falsafah Dalihan Na Tolu, Kultur Sosial Suku Batak

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hindari Konflik Meluas di Timur Tengah, Paus Serukan Cegah Eskalasi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang Batak Sejatinya Tak Mengenal Jual-Beli Tanah, Apalagi Makelar

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

BeritaTerbaru

Pengendalian karhutla terus diperkuat.

437 Hotspot Terdeteksi, Kalteng Catat Jumlah Titik Panas Tertinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026
Ilustrasi.

Kawal Deadline Sertifikasi Halal 2026, Ombudsman Buka Aduan Daring

Sabtu, 10 Oktober 2026
Whoosh.

Gangguan Layang-layang Turun 65%, KCIC: Jalur Whoosh Makin Safe

Sabtu, 10 Oktober 2026
idntt rilis lagu orisinal berbahasa Spanyol bertajuk 'Linda Mia'.

Lebarkan Sayap ke Musik Latin, idntt Unjuk Warna Baru Lewat Single Linda Mia

Sabtu, 10 Oktober 2026
ODEBA STK AND MB

Ikuti Kami

  • Tentang
  • Redaksi
  • Kolomnis
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pernyataan Penyangkalan

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba

No Result
View All Result
  • Home
  • Medan
  • Sumut
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Hiburan
  • Sosok
  • TRAVEL BUDAYA
  • Sua Odeba
    • Puisi
    • Cerpen
    • Sua Sastra
  • Kolom

© 2024 Odeba  - Jelajah Baru, Jelajah Odeba by PT Sadana Rap Odeba